Akhir April, BPH Migas Akan Terapkan Satu Harga Gas | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Kepala BPH Migas Pusat, Pansulullah Asa disela -sela kegiatan BPH Migas Goes to Kampus di Pasca Sarjana Unsri, (Maya/detiksumsel.com)

Akhir April, BPH Migas Akan Terapkan Satu Harga Gas

Palembang, Detik Sumsel – Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) segera akan menerapkan gas satu harga untuk seluruh pelanggan yang akan ditentukan akhir April 2019 mendatang.

“Dalam menetapkan Jargas satu harga pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat,  perusahaan terkait dan pemerintah untuk menentukan harga mulai dari harga dihulu, biaya beli distasiun dan margin yang masih akan dihitung,”jelas Kepala BPH Migas Pusat, Pansulullah Asa disela-sela kegiatan BPH Migas Goes to Kampus diPasca Sarjana Unsri, Sabtu (06/04).

Diakuinya sejauh ini harga Jargas jauh lebih murah bila dibandingkan dengan gas 3 kilogram. Bila gas tabung diharga Rp18 ribu pertabung maka jargas hanya Rp4.750 permetrik kubik.

Sebagai orang yang berasal dari Sumsel, ia cukup bangga karena sampai saat ini saja, sudah tercatat 45 ribu jaringan gas di Sumsel dan ada 15 ribu di kota Palembang.

“Tahun ini kita targetkan lebih kurang 200 ribu rumah kembali mendapatkan jaringan gas baru diantaranya dikawasan Lalan,”katanya.

Dalam kegiatan ini juga, ia menyingung soal kenaikan harga jargas yang sudah diterapkan oleh Sarana Pembagunan Palembang jaya (SP2J), tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan BPH Migas.

“Kita sudah memberikan teguran kepada SP2J karena yang menetapkan harga gas itu kewanangan dari  BPH Migas, bukan kewenangan SP2J,”tegasnya.

Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak SP2J, terkait kenaikan harga gas tersebut. Dari hasil koordinasi tersebut, pihak SP2J akan mencabut kenaikan harga tersebut per 1 April lalu dan akan mengembalikan uang pelanggan yang sudah membayar harga kenaikan secara bertahap.

“Kami akan memberikan sangsi  berupa pencabutan izin operasional kepada SP2J? bila tidak menerapkan harga sesuai ketentuan pihaknya,”ucapnya.

Namun diakuinya, SP2J menjadi satu satunya BUMD yang mengunakan dana APBD, bahkan ada 3.500 sambungan rumah yang dialirin gas dari dana APBD.

“Kami memberikan apresiasi yang besar kepada para mahasiswa  yang sudah ikut serta dalam kegiatan ini. Ada lebih kurang 500 mahasiswa dari 10 kampus baik negeri maupun  swasta yang ikut dalam kegiatan ini,”tuturnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ciptakan Warga Binaan Bisa Berkarya

Palembang, Detiksumsel – Melalui program Coorporate Respon Sibility (CSR) Pertamina Patra niaga, memberikan bantuan peralatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *