Akibat Pemerintah Obral Perizinan | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumsel, Hairul Sobri

Akibat Pemerintah Obral Perizinan

Lipsus, Detik Sumsel- Ancaman kebakaran hutan, lahan dan perkebunan (karhutbunlah) di Sumatera Selatan hampir terjadi setiap musim kering atau kemarau, sebagian pihak menilai Pemerintah dan penegakan hukum belum serius mengatasi persoalan tersebut.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumsel, Hairul Sobri menilai sejauh ini pemerintah tidak ada upaya yang serius untuk mengatasi karhutbunlah terutama di Sumsel. “Dari sisi penegakan hukum belum berjalan maksimal,” ungkapnya.

Dikatakan, kejadian karhutbunlah ini dominan terjadi di wilayah konsesi dan gambut dalam milik korporasi, namun pemerintah dan pihak terkait justru acap kali menyalahkan masyarakat yang melakukan pembakaran hutan. “Padahal, sangat nyata dan jelas area yang kerap kali terjadi kebakaran di wilayah konsesi korporasi,” cetusnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Unsri Indralaya Rela 'Ngangkot'

Menurutnya, harusnya keseriusan Pemerintah dalam mencegah dan mengatasi karhutlah yakni fokus untuk tidak memperpanjang perizinan perusahaan yang terutama beraktifitas di wilayah gambut dalam.

“Ini malah perizinan diperpanjang, bahkan ada juga catatan kami perusahaan dengan perizinan baru. Kalau seperti ini justru Pemerintah kami nilai sangat obral dengan perizinan,” tegas pria yang akrab disapa Eep ini.

Lanjutnya, Pemerintah juga tidak melakukan fungsi review izin untuk sebagai salah satu upaya mengatasi karhutlah di wilayah gambut.”Ya, misalnya saja di Kabupaten OKI, ada perusahaan yang berada di wilayah Gambut dalam, nah seharusnya izinnya kan dilakukan review, tapi ini malah pada 2017 lalu justru perizinannya diperpanjang,” ungkapnya.

Baca Juga :   Untuk Kesekian Kalinya Harimau Terkam Warga Hingga Tewas

Ia menambahkan, dalam kaitan terjadinya karhutbunlah ini jangan terus menerus masyarakat yang disalahkan. “Harusnya konsen dengan akr permasalahan, apa penyebab dan latar belakang terjadi karhutlah ini, seperti itu saja kalau memang pemerintah sangat serius menanganinya,” pungkasnya. (tet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *