Akibat Ulah Jhonni Jaringan Internet di Palembang Sering Putus | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Jhonni pelaku spesialis pencurian kabel optik jaringan internet milik PT Telkom saat dihadirkan pres rilis tersangka dan barang bukti di Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Akibat Ulah Jhonni Jaringan Internet di Palembang Sering Putus

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras mengungkap kasus pencurian spesialis kabel optik jaringan internet bawah tanah milik PT Telkom. Tersangkanya adalah Jhonni (43) warga Jalan Sei Tawar, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang. Jon ditangkap anggota Unit III Jatanras Polda Sumsel tanpa perlawanan dikediamannya Rabu (14/7/2021) siang.

Akibat ulahnya menyebabkan jaringan internet di Kota Palembang mengalami gangguan. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa
selongsong kulit kabel tanah warna hitam sepanjang 4 meter, pisau tanpa gagang, dan serabut kabel.

“Tersangka ini spesialis pencurian kabel optik dan sangat profesional dalam melancarkan aksinya, tersangka mengetahui posisi kabel yang terpendam dibawah tanah,”kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit 3 AKP Putu Suryawan, Rabu sore.

Baca Juga :   Kegiatan TMMD Bawa Berkah Bagi Warga

Dikatakan Panjaitan saat beraksi tersangka tidak dicurigai sama sekali oleh warga disekitar nya. Kabel optik yang dicuri tersangka adalah milik PT Telkom Palembang.

“Karena di curi tersangka jaringan internet di kota Palembang mengalami gangguan sehingga konsumen mengeluh. Akibat di curi PT Telkom mengalami kerugian Rp 10 juta sudah melaporkan kasus pencurian kabel fiber optik yang ada di kawasan Palembang, seperti di Jl Kapten Arivai dan sekitarnya,” terangnya.

Dari hasil pendalaman tersangka Jhonni merupakan residivis kasus yang sama dan dihukum satu tahun penjara.

“Kabel yang di ambil tersangka di kupas untuk diambil tembaga yang ada di dalam fiber optik. Tembaganya dijual kepada penjual tukang rongsokan keliling,” tandas Panjaitan.

Baca Juga :   Warga Bersih-bersih Dermaga Dishub

Sementara itu, dihadapan polisi, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Uang hasil penjualan tembaga sudah habis untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kabel tertanam di bawah tanah, ada juga bawah DAM anak sungai setelah saya ambil kabel itu saya dikupas diambil tembaganya yang sudah dipisahkan dari selongsong,”kata Jon.

Diakui Jon kabel fiber optic ini di ambilnya Jl Kapten Arivai Palembang sebanyak dua kali. “Yang pertama saya ambil kabel di depan Kantor Gubernur dan yanh kedua di depan Kantor Pos Jalan Kapten A Rivai. “Saat ada orang bertanya, waktu aku lagi begawe saya jawab lagi nyari tembaga,”katanya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Prof Nyayu Khodijah : Bumikan Gerakan konsep Green Campus

Palembang, Detik Sumsel- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang ikut serta dalam kegiatan National …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *