Ancam Sebarkan Video Porno, Agung Peras Teman Hingga 100 Juta | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Tersangka M Agung Nuch pelaku pemerasan yang diamankan anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Ancam Sebarkan Video Porno, Agung Peras Teman Hingga 100 Juta

Palembang, Detik Sumsel — Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap M Agung Nuch (39). Agung ditangkap dalam kasus pemerasan yang korbannya MS yang telah diperas pelaku hingga Rp 100 juta.

Modus pelaku untuk memeras korban yakni dengan mengancam akan menyebarkan video berbentuk photo porno milik korban yang di kirimnya ke pelaku melalui pesan WhatsApp. Korban yang merasa ketakutan, dimanfaatkan pelaku untuk memeras korban.

“Pelaku kita tangkap dalam kasus pemerasan dimana korban membuat laporan polisi di Polda Sumsel. Korban dan pelaku merupakan teman. Modus pelaku memeras korban mengancam akan menyebarkan video porno korban di grup WhatsApp. Lalu kedunya melakukan chat pribadi disanah pelaku meminta korban mengirimkan gambar porno,” kata Kasubdit Jatanras III Polda Sumsel Kompol Suryadi. Rabu (20/1/21).

Dari sanalah, kata Suryadi pelaku melakukan pemerasan terhadap korbannya, lalu meminta kepada si korban meminta uang sebesar Rp 100 dengan mentransfer uangnya sebanyak dua kali. Kemudian ia meminta uang lagi sebesar Rp 200 juta rupiah namun korban tidak mau kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Berdasarkan laporan korban pelaku pun berhasil ditangkap anggota kami di rumahnya komplek Bunga Kencana Kelurahan, Kebun Bunga Kecamatan, Sukarami Palembang. Pada Selasa (19/01/21) sore. Tidak hanya pelaku anggota pun ditangkap berserta barang bukti buku tabungan dua buah hp dan kartu nomor telpon.

“Karena korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi, pelakunya pun berhasil ditangkap oleh anggota berserta barang buktinya,” tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Gubernur Akan Perbaiki Jembatan Gantung Desa Lontar

Baturaja, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru berjanji akan segera memperbaiki jembatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *