Angkut BBM Subsidi Secara Ilegal Dua Warga OKU Diamankan | Detik Sumsel
BNI"
Tertunduk: Dua pelaku perniagaan BBM bersubsidi yang diamankan oleh Satreskrim Polres OKU

Angkut BBM Subsidi Secara Ilegal Dua Warga OKU Diamankan

Baturaja, Detik Sumsel — Menindak lanjuti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan premium ditengah masyarakat kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Satuan Reskrim Polres OKU melalui Unit Pidana Khusus melakukan razia kesetiap SPBU di wilayah Bumi Sebimbing Sekundang.

Hasil dari razia ini, Polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta  dengan barang bukti berupa 4 unit mobil minibus yang didalamnya didapati jerigen, drum dan tanki minyak yang sudah dimodifikasi yang berisi penuh BBM subsidi jenis solar sebanyak 900 liter.

“Berdasarkan perintah Kapolda Sumsel dan perintah Kapolres Satreskrim melakukan razia kesejumlah SPBU hasilnya kita menangkap dan mengamankan 2 orang tersangka pengangkut dan memperdagangkan BBM ilegal” Kata Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andrian Rabu (26/9).

Kedua pelaku yakni Badri sopir mobil warga kecamatan Lubuk Batang dan seorang kernetnya Guntoro warga yang sama, diamankan Sat Reskrim Polres OKU pada Senin (24/9) kemarin saat sedang melakukan pengisian BBM subsidi jenis Solar secara ilegal menggunakan satu unit mobil minibus disalah satu SPBU dikawasan Kelurahan Batukuning.

“Didalam mobil tersangka kita menemukan tanki yang sudah dimodifikasi berikut BBM jenis solar sebanyak 900 liter”tuturnya.

Selain dua orang tersangka lanjut Kapolres, Polisi juga mengamankan 3 unit mobil lainnya beserta sopir yang saat ini diperiksa sebagai saksi, didalam tiga mobil tersebut lanjut Kapolres hanya didapati drum yang dimodifikasi dan jerigen tapi tidak ada isi BBM nya.

“Ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh para pelaku untuk melakukan kecurangan pengangkutan BBM” kata Kapolres.

Menurut Kapolres para tersangka sudah berkali-kali melakukan illegal nya disetiap SPBU. “Kita akan dalami dahulu, nanti kita akan tahu BBM ini disalurkan kemana dan siapa saja yang terlibat nanti kita akan kita dalami dahulu”bebernya.

Namun dari penyilidikan sementara ini disebutkan Kapolres diduga ada keterlibatan orang SPBU, menurutnya pihak SPBU sudah tahu bahwa tidak diperbolehkan mengisi BBM menggunakan drum dan gerigen namun harus mengisi sesuai kapasitas kendaraan.

“Itu sudah jelas kalau tidak ada gak mungkin mereka bisa begitu,”.ujarnya.

Disinggung apakah pihak SPBU akan dipanggil Kapolres mengatakan hal tersebut jelas pihak SPBU akan dipanggil kenapa hal seperti ini bisa terjadi. “Yang jelas ini akan kita kembangkan mereka lempar kemana barang ini apa ke eceran atau mungkin ke perusahaan. Siapa-siapa saja bisa terlibat dalam kasus ini” tukasnya.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti sedang diamankan di Mapolres OKU guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Para tersangka melanggar UU nomor 22 tahun 2001 tentang pengangkutan dan niaga BBM pasal 55 dengan ancaman hukuman 6 tahun” Tandasnya. (fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Puncak Peringatan HGN dan HUT PGRI di OKU Berlangsung Hikmad

Baturaja, Detik Sumsel – Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI tahun 2021 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *