Atasi Masalah Sampah, Ini Solusi Wako Pagaralam | Detik Sumsel
Pemprov
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH dan Wakil Walikota Pagaralam M Fadli SE beserta jajaran pejabat Perangkat Organisasi Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Pagaralam saat meninjau lokasi TPA.

Atasi Masalah Sampah, Ini Solusi Wako Pagaralam

Pagaralam, Detik Sumsel – Ingin mengetahui secera jelas, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Padang Karet, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan. Maka usai memimpin rapat perdana di Besemah I, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH dan Wakil Walikota Pagaralam M Fadli SE beserta jajaran pejabat dilingkungan Pemkot Pagaralam lakukan cek lokasi, Senin (24/09).

“Jika kita lihat kondisi saat ini, kondisi masih cukup bagus, namun memang masih ada yang harus dibenahi di beberapa titik termasuk alat, seperti alat kita hanya ada 1, bisa dibayangkan kalau alat ini rusak, tentu tidak bisa opersional. Jadi mau tidak mau, dengan alat yang ada saat ini, harus dimaksimalkan secara baik,” terangnya.

Selain keberadaan lokasi TPA, masih kata Alpian, masalah lainnya transportasi atau truk, mengingat dari sisi jumlah sudah mencukupi, tapi dari sisi opersionalnya masih butuh diperhatikan lagi.

“Untuk gaji petugas kebersihan akan kita naikan di tahun anggaran 2019, namun untuk tahun ini tetap akam kita naikan namun tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Sedangkan untuk langkah mengatasi permasalahan sampah, dititik krusial khususnya di perkotaan yang membutuhkan perhatian, antara lain di depan Muhammadiyah, Simpang Tebat Baru dan Pengadaian, pihaknya akan menempatakan truk pengakut sampah, agar sampah tidak menumpuk dan truk langsung bisa membawa sampah ke TPA.

“Selama ini kan ada kontainer, tapi sampah masih saja tetap menumpuk. Jadi kontainer ini akan kita tarik, sebagai gantinya truk akan kita tongkrongi atau stop di lokasi itu,” jelasnya.

Truk yang standby di titik tersebut, sambung Alpian, tentu akan diberikan batasan waktu, jadi bagi masyarakat yang ingin membuang sampah, bisa langsung membuangnya ke bak truk sampah.

“Kita atur dan lihat jam, kalau pagi sekitar pukul 09.00 WIB, jadi penuh dak penuh truk muatan sampah itu harus jalan, begitu pun di waktu sore, mulai pukul 16.00 WIB truk akan kita tongkrongkan lagi di situ, mungkin sekitar pukul 18.00 WIB atau kita lihat kondisi, truk itu akan jalan,”pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

TP PKK OKI Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis 

Kayuagung, Detik Sumsel-Dalam rangka memperingati hari jadi OKI ke 76, TP PKK OKI bersama Pemkab …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *