Bahasa Palembang Masuk Muatan Lokal Sekolah Dasar | Detik Sumsel
BNI"
Pertemuan dilaksanakan di ruang rapat lantai 2 Dinas Pendidikan Kota Palembang, dengan didampingi didampingi Kasi Kurikulum bapak Zulkarnain dan Kasi Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Bapak Telly Reza.

Bahasa Palembang Masuk Muatan Lokal Sekolah Dasar

Palembang, Detik Sumsel- Tim penyusun buku Muatan Lokal bahasa Palembang Jegho atau bahasa Palembang Halus dengan digawangi oleh Ketua Tim Dr. Zuhdiyah, M.Ag. dan rombongan pada hari Rabu tanggal 17 November 2021 mendapatkan undangan khusus dari kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Bapak Ahmad Zulinto, S.Pd., MM. di kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang KM. 7 Palembang.

Pertemuan dilaksanakan di ruang rapat lantai 2 Dinas Pendidikan Kota Palembang, dengan didampingi didampingi Kasi Kurikulum bapak Zulkarnain dan Kasi Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Bapak Telly Reza.

Dalam sambutannya Kepala Dinas begitu antusias untuk menjadikan bahasa Palembang jegho sebagai muatan lokal pada sekolah-sekolah di tingkat dasar dan Menengah di Kota Palembang. Di sisi lain, Tim penyusun muatan lokal pun begitu berbunga-bunga menyambut keinginan kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, bak pucuk dicinta ulampun tiba, gayungpun bersambut, Zuhdiyah sebagai salah satu tim penyusun buku Muatan Lokal dan sekaligus dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang pun menyampaikan bahwa sudah hampir 20 tahun sejak tahun 2002 dirinya Bersama tim merintis usaha untuk memasukkan bahasa Palembang jegho sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah di SD/MI dan SMP/MTs di kota Palembang namun belum membuahkan hasil. Namun demikian, pada tahun 2003 bahasa Palembang jegho sudah diajarkan di 3 Madrasah Seberang Ulu 1, Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Islamy 1 Ulu Laut, Madrasah Ibtidaiyah Najahiyah 3 Ulu Laut, dan Madrasah Ibtidaiyah al-Hamidiyah Palembang dan juga sudah diajarkan di Sekolah IGM.

Akhirnya penantian panjang langsung diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk segera mewujudkan impian melestarikan bahasa Palembang jegho sebagai bagian dari local wisdom kepada kalangan peserta didik di kota Palembang. Apalagi Tim Penyusun sudah menyiapkan bahan-bahan berupa buku ajar muatan lokal bahasa Palembang jegho ini untuk kelas 4,5 dan 6 SD/MI dan 3 buku lainnya sebagai penunjang, mungkin hanya perlu revisi sedikit.

Dalam pertemuan ini Kepala Dinas berjanji untuk mengalokasikan anggaran baik itu dari APBN maupun APBD untuk menyukseskan program Muatan Lokal bahasa Palembang jegho di Dinas Pendidikan Kota Palembang. Mengingat ini adalah program besar yang tidak main-main karena melibatkan sekolah-sekolah tingkat dasar, SD saja ada lebih dari 200 an lebih baik negeri maupun swasta belum lagi SMP-nya, mulai dari pelatihan atau penataran tentang bahasa Palembang jegho bagi guru-guru bahasa Indonesia atau guru yang berminat mengajarkan muatan lokal ini yang tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit, belum lagi biaya-biaya pengadaan buku yang nanti yang akan digunakan sebagai buku ajar bagi guru dan siswa yang akan diberikan secara gratis kepada seluruh siswa SD dan SMP di kota Palembang Kepala Dinas berharap pada tahun ajaran 2022/2023 bahasa Palembang jegho bisa terealisasi sebagai muatan lokal pada SD dan SMP di kota Palembang, tinggal bagaimana koordinasi dengan Kementerian Agama yang menaungi madrasah.

Sebagai langkah awal dalam waktu dekat akan diadakan MoU antara pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang dengan pihak UIN Raden Fatah yang akan membahas mengenai program Muatan Lokal bahasa Palembang jegho ini.

Dalam kesempatan ini pula kepala Dinas mengajak seluruh tim untuk berfoto Bersama. Tim Bahasa Palembang yang turut hadir adalah, Dra. Hj. Choiriyah, M.Hum (Penyusun Buku/Dosen UIN), Drs.Edy Arfa’i (Penyusun Buku/Guru SMP), Choirunniswah, M.Ag (Editor/Dosen), Kemas Muhammad, M.Pd

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

UIN Raden Fatah dan UGM akan Gelar KKN Kolaboratif

Palembang, Detik Sumsel- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *