Bambu Petung Andalan Warga Desa Tamansari | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Bambu Petung Andalan Warga Desa Tamansari

Pati, Derik Sumsel – Bambu jenis Petung masih dijumpai di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Pertumbuhan dari bambu ini dapat mencapai diameter 20 centimeter dan panjang 25 meter. Biasanya digunakan untuk tiang atau penyangga bangunan, bahan industri pulp dan kertas, kayu lapis, bangunan, mebel, anyaman, peralatan pertanian, dan peternakan.

Terlihat puluhan batang bambu petung didepan rumah Ferry (39) warga Dukuh Pandahan, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, yang akan digunakan untuk membuat gubuk di area sawah miliknya. Pemandangan itu yang menarik perhatian Serda Sukarji anggota Satgas TMMD Reguler ke-111 Kodim Pati untuk mengorek informasi dari Ferry tentang keberadaan bambu petung di Desa Tamansari ini, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga :   Makan Bersama Dengan Warga, Anggota Satgas TMMD Ke-111 Kodim Pati Semakin Merakyat

Sementara saat ditanya oleh Serda Sukarji Ferry pun menjelaskan bahwa di Desa Tamansari ini masih kaya akan tumbuhan bambu. Warga tidak akan kekurangan kebutuhan bambu untuk keperluan pembangunan rumah, gubuk, atau keperluan lainnya.

“Untuk jenis bambu petung ini populasinya sudah mulai berkurang, pasalnya lahan tempat tumbuh bambu tersebut sudah dijadikan pemukiman atau dibangun rumah. Tapi Alhamdulillah bapak saya masih ada di kebunnya, bukan untuk dijual, tapi digunakan untuk kebutuhan sendiri,” ujar Ferry.

Lanjutnya, seperti ini saya berencana membuat gubuk di sawah, yang tinggal potong saja sesuai kebutuhan. Kebetulan saat ini masih ada beberapa batang pohon bambu yang siap potong,” pungkasnya. (0718)

Baca Juga :   Di Lokasi TMMD, Kerja Cepat Hasil Maksimal
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Serukan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Buruh dari COVID-19

Jakarta, Detik Sumsel- Menindaklanjuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *