Dengan Program Swadaya, Gojek Bantu Mitra | Detik Sumsel
Pemprov
Foto bersama disela-sela festival Go-Food di OPI Mall Jakabaring. (M. Tohir/Detiksumsel.com)
Foto bersama disela-sela festival Go-Food di OPI Mall Jakabaring. (M. Tohir/Detiksumsel.com)

Bantu Penghasilan Tambahan Mitra, Dengan Program Swadaya

Palembang, Detik Sumsel – Sebagai perusahaan super-app terdepan di Indonesia, gojek berkomitmen untuk turut mensejahterakan para pelaku ekonomi mikro dan pekerja sektor informal yang tergabung dalam ekosistemnya, termasuk mitra driver dan merchant.

Di bulan Ramadhan ini, komitmen tersebut terus didorong melalui ragam inovasi dan inisiatif gojek  yang fokus untuk membangun fondasi kesejahteraan mitra secara berkelanjutan untuk menghadirkan dampak sosial yang menyeluruh.

Sejumlah inisiatif di GO-FOOD Festival juga dilakukan agar konsumen dapat merasakan mudahnya #CariKebaikan di bulan suci Ramadan.

Head of Regional Corporate Affairs Sumatra gojek Teuku Parvinanda menjelaskan bahwa dalam menjalankan strategi demi kesejahteraan mitra perlu didukung secara menyeluruh, dilihat dari tiga sisi. Yakni, pendapatan yang berkesinambungan, pengelolaan keuangan yang baik, dan pengembangan skill dan pengetahuan.

“Untuk mencapai ketiga hal tersebut, kami selalu memastikan agar inovasi yang dihadirkan mendukung unggulnya kualitas layanan gojek . Tidak berhenti sampai disitu, kami juga menginisiasi Bengkel Belajar Mitra (BBM) dan mengembangkan program GOJEK SWADAYA,” ujar Teuku.

Inisiatif BBM dihadirkan secara rutin tiap bulan khusus untuk mitra driver agar menjadi sumber daya yang unggul dan berkualitas, sehingga dapat menghadirkan layanan andal bagi konsumen.

Ada dua jenis pelatihan pengembangan keterampilan di BBM yang disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan mitra, yaitu Pengembangan Layanan Prima dan Pengembangan Kemampuan Diri.

Di Pengembangan Layanan Prima, pelatihan diberikan agar kualitas pelayanan mitra terus meningkat seperti Pelatihan Bahasa Inggris, P3K, dan Anti Kekerasan Seksual yang baru-baru ini diselenggarakan.

Sedangkan di Pengembangan Kemampuan Diri, GOJEK membekali mitra Pelatihan Wirausaha dan Pengelolaan Keuangan agar mitra memiliki pemasukan tambahan sekaligus mampu mengelola keuangan.

Gojek juga terus melakukan inovasi fitur untuk memudahkan mitra driver dalam kegiatannya sehari-hari.

“Fitur dikembangkan sesuai dengan kebutuhan mitra sehingga menciptakan ruang yang nyaman saat bekerja dan mendukung mitra dalam memberikan pelayanan andal. Dengan layanan andal, mitra akan terus jadi pilihan konsumen di Indonesia dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan itusendiri,”tambahnya.

Selain itu, Gojek juga menghadirkan program Gojek swadaya . Melalui program ini, mitra mendapatkan akses ke ragam layanan finansial yang disesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing dengan keuntungan sehingga semakin mampu mengelola keuangan dengan baik.

Saat ini, program Gojek swadaya telah diikuti oleh lebih dari satu juta penerima manfaat yaitu mitra driver dan keluarga se-nusantara.

Kesuksesan dalam berinovasi inilah yang kemudian mengantarkan gojek  sebagai super app dan pemimpin di Industri layanan on-demand.

Hasil penelitian LD FEB UI sendiri menyatakan kontribusi ekosistem GOJEK terhadap perekonomiam Indonesia mencapai Rp44,2 triliun, dimana Rp25 triliun di antaranya disumbangkan oleh mitra GO-RIDE dan GO-CAR, dan Rp 18 triliun disumbangkan oleh mitra UMKM melalui layanan GO-FOOD.

“Sedangkan di Palembang sendiri, berdasarkan survei LDUI mitra GOJEK kontribusi Rp 1,5 triliun ke perekonomian kota. Dimana rata-rata penghasilan mitra GOJEK di atas UMK kota Palembang pada 2018,” kata Teuku.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

UMKM Harus Melek Digitalisasi, Agar Bisa Bersaing di Tengah Pandemi

Palembang Detiksumsel – Pandemi mengubah kebiasaan hidup masyarakat dari semula kegiatan banyak dilakukan secara offline …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *