banner 728x250

Baru 2 Minggu PTM, Aksi Tawuran Kembali Terjadi

Kepala Bidang Kesiswaan SMK Negeri 8 Palembang, Samsul Bahri, saat ditemui ditempat Jumat(22/7)
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detik Sumsel — Lagi-lagi dunia pendidikan harus tercoreng, pasalnya pasca kembalinya sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dua minggu lalu, siswa di SMK Negeri 8 Palembang yang berada di Jalan Panca Usaha Lrg. Mufakat, 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang melakukan tawuran antar sesama siswa satu sekolah, Kamis(21/7/2022) siang.

Dari gambar yang diterima terlihat puluhan siswa-siswi tawuran di pertigaan jalan tersebut. Ada yang saling bertengkar, memukul satu sama lain, bahkan seorang pria terjatuh ke aspal. Belakangan diketahui mereka yang berseteru merupakan siswa SMK Negeri 8 Palembang.

“Aksi keributan kemarin berlangsung kemarin seusai pulang sekolah. Motifnya karena hal sepeleh saling lihat saja,” Ujar Kepala Bidang Kesiswaan SMK Negeri 8 Palembang, Samsul Bahri, Jumat(22/7) saat ditemui dilokasi.

Baca Juga :   Komplotan Begal di Jalan Pom IX Diringkus Ternyata Remaja Tanggung

Pasca kejadian tersebut, dirinya dibantu dengan guru yang lain mencari siswa yang terlibat dan ternyata mereka adalah siswa kelas 12.

“Mereka masih dibawa umur jadi belum bisa kasih tau namanya, Kasihan masih mimiliki masa depan. Dan Yang berseteruh itu beda jurusan yakni siswa teknik dan pariwisata,” Katanya.

Ia mengungkapkan, sudah mempertemukan keduanya dan memberikan pembinaan. Dari keterangannya apabila siswa tersebut masih melakukan tawuran di masa yang akan datang maka akan diberikan sangki yang lebih berat kepada keduanya.

Baca Juga :   Anggota Polres dan KPH X Dempo Dapati Bekas Lubang Galian Tambang Emas Ilegal

Sementara Itu, Kojek(44) tukang parkir yang ditemui di TKP membenarkan kejadian tersebut ialah keributan satu sekolah.

“Kalau kronologinya saya tidak tau, tapi saya yang memisahkan dan mengusir mereka. Dan untuk yang ribut banyak juga ada yang luka juga mungkin anak hotel kali,” Ungkapnya. (Haris Widodo)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL