Baru 4 Persen UMKM Terdaftar BPJS | Detik Sumsel
Pemprov

Baru 4 Persen UMKM Terdaftar BPJS

Palembang, Detik Sumsel – Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) menjadi pendorong ekonomi, namun hanya 3-4 persen dari pelaku usaha yang sudah terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan. Mendorong kepersertaan dan bentuk kepedulian, maka Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumsel mengikutsertakan 100 UMKM binaannya.

Ketua APINDO Sumsel, Sumarjono Saragih mengatakan, ekonomi di Indonesia hampir 94 persen di dorong UMKM namun hanya berapa yang sudah terdaftar. Sedangkan cooperasi seperti anggota Apindo hanya 3-4 persen saja yang sudah terdaftar kepersertaan dari koperasi. “UMKM yang belum mengetahui tentang adanya jaminan ketenagakerjaan jamsostekp padahal sangat penting sebagai jaminan sosial dan ekonomi,” katanya ketika penyerahan secara simbolis kartu BPSJ pada UMKM di PIM, Rabu (29/09).

Menurutnya, UMKM tersebut posisinya hadir sebagai pekerja dan pelaku usaha. Makanya, pihaknya mencoba mengambil inisiatif untuk memberikan contoh dengan mengikutsertakan UMKM binaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ada dan kita bantu, tugas berikutnya ambil peran. Perusahaan besar bisa mengikutsertakan pula mitra mereka ke BPJS Ketenagakerjaan, harusnya UMKM bisa terlindungi dirinya dan keluarga sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputy Direktur Wilayah Sumbagsel bidang kepesertaan BP Ketenagakerjaan Y Aros daryanto mengatakan, melihat data UMKM di Sumsel ini ada 52 ribu. jadi cukup besar namum memang kepersertaan masih sedikit. Padahal, mereka itu pendorong ekonomi.

“UMKM ini harusnya diikuti BP Jamsostek karena memang mereka rentan dan kegiatan mereka itu di topang teknologi rendah jadi mereka mengandalkan tenaga baik hilir dan hulu mereka yang mencover, sehingga mereka perlu didampingi dan diminimalisir resiko dan bahkan justru kebanyakan di UMKM ini,” katanya.

Ditambahkanya, pemerintah cukup konsen dengan kehadiran UMKM ini. Ada banyak program peningkatan seperti pelatihan, permodalan. Namun ketika tidak memikirkan resiko maka akan sia- sia. Makanya, para pelaku UMKM ini perlu di dorong. Termasuk kedepan, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas pariwisata, dinas perindustrian agar para UMKM dan pelaku usaha ini bisa mendapatkan perlindungan sehingga dapat jaminan.

“Kami perlu dukungan pemerintah dan asosiasi agar semakin banyak pelaku usaha dan UMKM yang mendapatkan perlindungan,”tutupnya.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

PPKM di Perpanjang Lagi, Penumpang Pesawat Wajib PCR

Palembang, Detik Sumsel – Perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 1 November mendatang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *