Baru 544 Pelaku Ekonomi Kreatif di Palembang Masuk Database Bekraf | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan (dari kanan) bersama Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf Abdur Rohim Boy Berawi (Maya/Detiksumsel.com)

Baru 544 Pelaku Ekonomi Kreatif di Palembang Masuk Database Bekraf

Palembang, Detik Sumsel – Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf mencatat jumlah pelaku usaha ekonomi kreatif di Palembang masih minim yang masuk dalam data base resmi badan tersebut di mana baru mencapai 544 pelaku dari total 47.000 pelaku ekonomi kreatif.

Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan, mengatakan pihaknya telah membuat Bekraf Information System in Mobile Application (BISMA) yang merupakan platform resmi badan tersebut untuk pendataan pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

“Kami ingin membangun data mikro ini karena ketika pelaku usaha masuk ke Bisma maka mereka bias mengakses program-program dari Bekraf yang bermanfaat bagi mereka,” katanya saat acara Bigger-Bisma Goes To Get Member di Palembang, Kamis (25/04)

Dia menjelaskan nantinya pelaku usaha yang telah mendaftar melalui aplikasi tersebut akan mendapatkan identitas (ID) Bisma yang bisa digunakan untuk mengakses kegiatan atau program Bekraf lainnya.

Baca Juga :   Cari Aksesoris Harley Davidson ke Graha HPA Saja

Sementara itu Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf Abdur Rohim Boy Berawi, mengatakan pihaknya terus mendorong seluruh pelaku usaha terdaftar dengan satu akun by name dan by address, sehingga bisa mengakses berbagai bantuan.

Dia mencontohkan Bekraf telah membuka akses permodalan di lembaga-lembaga finansial technology (fintech) dan pemanfaatan dana APBN dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang bisa diakses oleh ekraf di tiap-tiap daerah hingga kabupaten/kota.

Selain itu, menurut dia, Bekraf membuka dan menfasilitasi para pelaku ekraf untuk mengakses dana dari lembaga perbankan dengan nilai total Rp10 trilun pada 2019.

Baca Juga :   Pasca Lebaran, Geliat Pasar Otomotif Mulai Bergerak

Deputi Hubungan Antar Wilayah dan Lembaga Bekraf Endah Wahyu Sulistianti menambahkan bahwa Bekraf  memfasilitasi para pelaku ekraf untuk menggaet dana pembiayaan dari investor.

“Ini kami lakukan dengan mempertemukan pembuat film dengan investor. Beberapa anak muda kami beri ruang untuk mempresentasikan film yang akan mereka buat langsung di depan investor,” katanya.

Selain itu, Bekraf juga mendapatkan alokasi dana hibah dari APBN untuk membantu kalangan pelaku ekraf dengan nilai pembiayaan maksimal Rp200 juta melalui proses kurasi yakni kegiatan yang berhubungan dengan memelihara, menjaga dan sekaligus mengawasi usaha.

Bahkan dalam skema bantuan hibah ini, para pelaku usaha diperbolehkan untuk menggunakannya untuk biaya tiket perjalanan ke luar negeri terkait pengembangan usaha. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Terus Perluas Jaringan Melalui Teknologi The New Biznet Fiber

Palembang, Detik Sumsel – Saat ini Internet telah menjadi kebutuhan utama yang harus tersedia di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *