Bea Cukai Resmikan Lab Baru di Palembang | Detik Sumsel
Pemprov
Foto bersama usai peresmian lab baru Bea Cukai, Jumat (28/09).

Bea Cukai Resmikan Lab Baru di Palembang

Palembang, Detik Sumsel – Sebagai langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan memfasilitasi perdagangan agar arus barang lancar, Bea Cukai kembali menambah dua unit satuan pelayanan Laboratoriun di Palembang dan Ngurah Rai. Tercatat sampai saat ini, Bea Cukai telah memiliki tiga Balai Pengujian dan identifikasi barang yang telah memperoleh sertifikat ISO 17025 serta telah sesuai dengan Customs Laboratory Guidelines dari World Customs Organization.

Ketiganya yakni BPIB tipe A Jakarta, BPIB tipe B Medan, dan BPIB tipe B Surabaya. Masing-masing BPIB sebagai sarana pendukung pelaksanaan pengujian dan identifikasi barang di kantor-kantor pelayanan yang belum dilengkapi dengan keberadaan laboratorium bea dan cukai.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan, penambahan satuan pelayanan lab yang merupakan unit GPIB sebagai upaya yang terelaborasi untuk mendorong aktivitas ekspor nasional. Selain untuk mendorong ekspor, hasil pengujian dan identifikasi barang juga merupakan instrumen yang sangat penting bagi beacukai untuk melindungi masyarakat luas dan lingkungan hidup khususnya terkait dengan barang larangan dan pembatasan.

“Dengan bertambahnya unit Lab yang dimiliki Bea Cukai, pengujian dan identifikasi barang dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga kepastian penetapan tarif pos yang menjadi dasar kebesaran bea keluar dan pajak yang harus dibayar atas barang ekspor menjadi lebih pasti,” katanya, Jumat (28/9).

Ke depan, Bea Cukai juga akan menambah beberapa laboratorium baru lainnya di akhir tahun 2018. Pihaknya berencana untuk melakukan pembangunan satuan pelayanan laboratorium Bea Cukai di empat lokasi, yaitu Balikpapan, Kendari, Bitung dan Ternate. Sementara di tahun 2019, Bea Cukai berencana menambah satuan pelayanan laboratorium di Makassar dan Batam.

“Diharapkan penambahan laboratorium ini dapat semakin fasilitasi perdagangan tanpa melupakan fungsi pengawasan Bea Cukai serta dapat memberikan kemudahan kepada petugas dan para pengguna jasa untuk memperoleh hasil pengujian identifikasi barang dengan cepat dan akurat. Selain itu agar tetap ditegakkan Bea Cukai adalah untuk melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya seperti narkotika dan psikotropika,” pungkasnya. (Bra)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Cak Amir : PW, PC, dan Banom NU se-Sumsel Siap Membela Rais Aam KH Miftachul Akhyar

Palembang, Detik Sumsel – PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin Nahrawi menegaskan bila seluruh PC, Banom …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *