Beraksi 80 Kali, Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diringkus Polisi, Amankan 14 Unit Sepeda Motor

Iklan detik Sumsel

Palembang,Detiksumsel.com  – Anggota Unit Pidum dan Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang membekuk dua raja curanmor yang meresahkan warga Palembang.

Identitas kedua tersangka yakni Sidik Nuryadi (29) warga Talang Andong, Kelurahan Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, dan Andri Nayoan (26) warga Lorong Tembusan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Reskrim Kompol Haris Dinzah mengatakan, bahwa kedua pelaku merupakan jaringan berbeda yang telah melakukan aksinya lebih kurang 80 kali.

“Dari keterangan para pelaku ini, mereka telah melakukan aksi curanmor lebih kurang 80 kali, namun dari laporan polisi yang kita terima ada sekitar 59 laporan polisi,” ujarnya ketika pers rilis, Selasa (15/11/2022) siang.

Ngajib mengatakan, selain meringkus dua tersangka, turut diamankan barang bukti berupa 14 unit sepeda motor. Hanya saja, pihaknya akan terus melakukan pengembangan, melihat banyaknya laporan polisi.

“Hal ini akan kita kembangkan dan mencari tahu keberadaan motor lainnya, untuk modus yang dilakukan pelaku yakni mencari motor yang berada di area parkir minimarket yang tidak terjaga dengan menggunakan kunci T,” katanya.

Dirinya menuturkan, bahwa untuk saat ini anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

“Masih ada pelaku lain yang saat ini dalam pengejaran anggota kita, dimana identitasnya sudah kita kantongi,” aku dia.

Masih dikatakannya, bahwa satu pelaku merupakan residivis kasus yang sama, sedangkan satunya merupakan pemain baru dalam tindak pidana curanmor.

“Untuk para pelakunya kita ancam hukuman penjara selama sembilan tahun penjara atas ulahnya tersebut,” tambah dia.

Untuk motor curiannya sendiri lanjut dia mengatakan, di jual pelaku dia di daerah Palembang maupun luar Palembang. “Mereka ini melakukan penjualannya secara utuh dan ada juga secara dipreteli kendaraan tersebut atau dijual secara terpisah bagian motor itu,” tutupnya. (depe)

Komentar