Berantas Premanisme Hingga Pungli Jatanras dan Intelkam Polda Sumsel Amankan 15 Orang Jukir Liar | Detik Sumsel
Pemprov
15 Jukir Liar dikota Palembang saat dibawa ke Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Berantas Premanisme Hingga Pungli Jatanras dan Intelkam Polda Sumsel Amankan 15 Orang Jukir Liar

Palembang, Detik Sumsel — Tim gabungan Subdit III Jatanras dan Intelkam Polda Sumsel kembali menggelar operasi premanisme, pungutan liar dan juru parkir liar di kota Palembang Sabtu (12/6/2). Operasi ini instruksi Kapolri memberantas premanisme.

Anggota gabungan Jatanras dan Intelkam Polda Sumsel mendatangi tempat keramaian diantaranya pasar 16 Ilir, bawah Jembatan Ampera hingga parkiran Palembang Square hingga terminal Alang alang Lebar. Hasil dari operasi ini sedikitnya 15 orang juru parkir liar diamankan.

Kasubdit 3 jatanras Kompol. Christopher S. Panjaitan mengatakan, ada dua lokasi yang di razia meliputi seputaran pasar 16 Ilir dan di bawah jembatan Ampera serta Palembang Squaer (PS). Dari pasar 16 Ilir dan dibawah jembatan Ampera 10 orang diamankan sebagian besar juru parkir liar sedangkan di PS 5 orang juru parkir.

Ke 15 orang yang diamankan langsung di giring ke Mapolda Sumsel dilakukan pembinaan dan di data. Setelah dibina 15 orang ini diberikan sanksi juga di menyanyikan lagu kebangsaan lndonesia Raya, membaca Pancasila di surah push up.

Dijelaskan Panjaitan dari 15 orang yang di amankan ada sekitar 6 orang tidak memiliki identitas (KTP), 1 jukir diamankan adalah yang sempat viral karena memeras di pasar 16 ilir. Sebagian besar juru parkir liar yang di amankan sebelumnya sudah pernah diamankan di Polda Sumsel dalam operasi serupa
bahkan ada yang sampai empat.

Christopher S. Panjaitan, meminta 15 orang yang di amankan agar menjaga kantibmas taat hukum dan memberikan informasi ke polisi jika ada tindak kejahatan.

“Kita laksanakan razia preman pungli dan juru parkir liar, turun tim gabungan sekitar 20 anggota jatanras dan intel, yang di amankan kita data dan beri pembinaan. Dari 15 orang jika ada tindakan pidana akan kita proses sesuai dengan hukum, contohnya bawah sajam,” katanya.

Sementara itu Adi juru parkir di seputaran Mega Ria dan Gaya Baru mengaku punya surat resmi dari Dishub kota Palembang.

“Kami tiga saudara jaga parkir di Meha Ria dan Gaya Baru ada surat resmi dari Dishub Palembang, kami juga tiap hari beri setoran tapi saat di amankan Dishub diam,” ujar Adi sambil menujukan SK dan bukti setoran.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Nambang Pasir Ilegal, Dua Oknum Kades di Lahat Ditangkap Polisi

Lahat, Detik Sumsel – Dua oknum Kades di Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, dijebloskan Unit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *