Beras Sumsel Surplus 687,69 Ribu Ton | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Kepala Pusat Statistik Sumsel, Endang TriWahyuningsi

Beras Sumsel Surplus 687,69 Ribu Ton

Palembang, Detik Sumsel – Secara produksi dan konsumsi, konsumsi beras di Sumatera Selatan jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan total luas lahan padi. Bila melihat kondisi ini, dapat dipastikan Sumsel mengalami surplus beras sebesar 687,69 ribu ton beras.

Kepastian surplus beras ini, terlihat dari hasil pantauan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan kementerian Agraria, yang mencatat jumlah luas panen di Sumsel mulai Januari hingga September 2018 mencapai 478,20 ribu hektar.

Dengan luas panen tertinggi terjadi pada bulan Maret sebesar 88,18 ribu hektar, sedangkan luas panen terendah terjadi di bulan Juni yang mencapai  27,33 ribu hektar.

“Dengan semakin luas area panen yang kita miliki, tentu saja berdampak dengan peningkatan jumlah produksi gabah kering giling (GKG) yang mencapai 2,49 juta ton gabah kering giling,” kata Kepala Pusat Statistik Sumsel, Endang Tri Wahyuningsi.

Ditambahkannya, bila produksi padi dikonversikan menjadi beras, maka jumlah produksi padi tersebut  setara dengam 1,51 juta ton beras.

Kabupaten Banyuasin, OKU Timur, dan Ogan Komering Ilir, masih menjadi daerah produksi padi terbesar di Sumsel. OKU Timur produksi padinya mencapai 913,64 ribu ton, OKI 618,58 ribu ton, dan Ogan Komering Ilir dengan total produksi mencapai 468,52 ton gabah kering.

Ditambahkanya, bila dibandingkan jumlah konsumsi beras tahun ini, maka jumlah luas lahan lebih besar.

“Konsumsi beras diperkirakan mencapai 824,29 ribu ton atau lebih rendah dibanding produksi beras dari Januari hingga Desember 2018. Bila melihat kondisi ini, maka dipastikan Sumsel mengalami surplus beras mencapai 687,69 ribu ton,” ujarnya.

Ditambahkan Endang, guna mengetahui secara pasti jumlah luas area tanan, Badan Pusat Statistik (BPS) bekerjasama dengan badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT) Kementerian Agraria, terus mengupayakan perbaikan metodologi dengan menggunakan sistem kerangka sampel area (KSA) untuk memastikan ketersedian beras di Sumsel. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

PAC Muslimat NU Sukarami Gelar Peringatan Maulid Nabi

Palembang, Detik Sumsel – Pengurus Masjid Al Fath bersama bersama PAC Muslimat NU Sukarami mengelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *