Berebut Lahan Parkir, Alex dan Dedi Duel Satu Lawan Satu | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Alex Subrata (30) ditemukan tewas di pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin

Berebut Lahan Parkir, Alex dan Dedi Duel Satu Lawan Satu

Palembang, Detik Sumsel — Diduga kuat perebutan lahan parkir membuat Alex Subrata (30) dan Dd terlibat duel maut di lahan parkir pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin Rabu (31/7) pagi.

Naas bagi Alex ia tewas dilokasi kejadian setelah mengalami luka dibagian tengkuk belakang, perut dan kedua tangannya nyaris putus akibat tebasan samurai milik Dd.

Menurut keterangan Aminuddin (48) kakak ipar korban mereka mendapat informasi dari orang disekitar pasar Mega Asri kalau korban sudah meninggal dilokasi kejadian dalam kondisi mandi darah dengan luka dibagian tengkuk belakang, perut dan kedua tangannya nyaris putus.

Baca Juga :   Komplotan Bobol Ruko di Sukarami Dipelor

“Emak Alex datang ke lokasi melihat anaknya sudah meninggal dalam kondisi mandi darah. Kalau saya tidak tahu apakah korban ada musuh apa tidak karena kami tidak serumah dengan korban,”katanya Aminuddin ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Rabu (31/7).

Dikatakan Aminuddin, berdasarkan informasi dari warga yang ada di lokasi kejadian, Alex sebelum ditemukan meninggal sempat ribut dengan Dd tukang parkir di pasar Mega Asri.

“Dd ini juga diketahui memiliki senjata api dia ini yang mengelola parkir di pasar Mega Asri,”tuturnya.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto mengatakan sebelum kejadian duel maut yang menyebabkan korban Alex meninggal diawali cek cok antara korban dan pelaku karena korban dan pelaku sudah saling kenal.

Baca Juga :   Night Slalom Sumsel dan Kejurnas U23, Herman Deru Turun di Nomor Eksekutif

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dilokasi, korban mendatangi pelaku lalu terjadilah cek cok sehingga terjadilah perkelahian duel maut,”ujarnya.

Dari duel tersebut, korban Alex mengalami luka parah dibagian leher, perut dan kedua tangannya nyaris putus karena senjata tajam sedangkan pelakunya juga mengalami luka sabetan dikakinya.

“Melihat lawannya terkapar bersimbah darah, pelakunya langsung kabur. Untuk motif dari kejadian ini masih didalami pelaku sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran,”terangnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *