Berkah Saat Imlek, Sayuti Lepas Tiga Ribu Burung Pipit | Detik Sumsel
Pemprov
Sayuti warga Jejawi OKI bersama rekannya menjual burung di Kelenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu.

Berkah Saat Imlek, Sayuti Lepas Tiga Ribu Burung Pipit

Palembang, Detik Sumsel- Sayuti bersama sejumlah rekannya sesama penjual burung mengadu peruntungan menjajakan burung pipit di halaman parkir Kelenteng Dewi Kwan Im.

Sejak Minggu (30/01) sudah datang dan membawa 3000 ekor burung pipit untuk dijual.

Burung pipit ini didapatnya dengan membeli dari warga yang menangkapnya langsung di sarang burung pipit di desa Jejawi Ogan Komering Ilir (OKI). Harganya dijual Rp 2500 sampai Rp.3000 per ekor.

Ada dua jenis burung pipit yang dia dan rekannya yakni pipit biasa dan pipit Aji. Bedanya burung pipit biasa memiliki corak coklat bergaris putih sementara burung pipit Aji memiliki warna coklat gelap bagian badan dan kepalanya putih.

Ditambahkanya, tidak ada perbedaan pada kedua burung ini hanya beda jenisnya saja. Filosofinya juga sama tidak ada perbedaan. Sama-sama melepaskan mahluk hidup.

“Kalau tidak pandemi biasanya jauh berjualan hingga Batam dan Jambi tapi karena pandemi dan aktivitas Imlek tidak terlalu meriah jadi hanya berjualan di Palembang saja,” kata Sayuti ditemui di Kelenteng Dewi Kwan Im, Selasa (01/02)

Dia mengatakan biasanya yang membeli burung mulai ramai saat malam hari jelang Imlek karena malam menjelang Imlek banyak yang sembayang dan setelahnya ada yang membeli burung.

Biasanya minta dilepaskan langsung oleh penjual ada pula yang sengaja ingin melepaskan sendiri burung yang dibeli.

Biasanya ada yang membeli secara satuan, tapi ada pula yang membeli dalam jumlah kandang kecil hingga kandang besar sekaligus. Tergantung memiliki niat apa dan kemampuan finansial masing-masing individu.

“Biasanya juga jual di pulau Kemaro saat cap go Meh tapi karena tahun ini tidak ada cap go meh maka tidak jadi berjualan di sana,” tambah Sayuti.

Dia mengatakan jika 3000 ekor burung yang dibawanya habis terjual maka dia akan langsung pulang karena biasanya yang membeli burung hanya akan ramai saat malam Imlek dan hari pertama saja.

Selain berjualan pada momen khusus Imlek dan Cap Go Meh Sayuti biasanya menjajakan burung pipit dlini di pasar. Untuk menarik minat pembeli burung diberi warna agar lebih menarik.(May)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

DPRD Palembang Berduka, Azhari Haris Tutup Usia

Palembang, Detik Sumsel – Innalilahi wainailaihi rojiun, kabar duka menyelimuti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.