Bersih-bersih Sampah Usai Perayaan Tahun Baru di Gunung Dempo | Detik Sumsel
Pemprov
Tampak Kelompok BRIGADE Yang Menyisisr Sampah Dikawasan Kampung IV Gunung Dempo.

Bersih-bersih Sampah Usai Perayaan Tahun Baru di Gunung Dempo

Pagaralam, Detik Sumsel- Sebagai Iconya Kota Pagaralam, Gunung Dempo merupakan salah satu tujuan wisata yang paling banyak di kunjungi wisatawan, terutama di kawasan kampung IV yaang merupakan tujuan utama pada perayaan tahun baru. Dengan itu sudah barang tentu kawasan tersebut dipadati Wisatan baik wisatawan luar maupun dalam Pagaralam.

Dengan hal itu usai perayaan tahun baru sudah hal lumrah jika tempat wisata tersebut di di penuhi sampah bekas wisatawan. Meskipun pihak KPH Sumsel dan Pemerintah Kota Pagaralam telah membentuk kelompok untuk menjadi pengelolah atau penjaga kawasan pendakian Gunung Dempo dari Kampung IV sampai Puncak Dempo yaitu Balai Regestrasi Gunung Dempo (BRIGADE).

Bahkan meskipun BRIGADE telah membuat aturan yang wajib ditaati para pendaki dan pengunjung yang akan berkemah dikawasan tersebut. Namun masih tetap ada saja pendaki dan pengunjung yang membandel.

Contohnya terkait aturan sampah dari bahan bekal yang dibawa pendaki dan pengunjung yang masuk kekawasan tersebut. Setiap pendaki dan pengunjung yang masuk akan diperiksa dan dihitung barang bawaannya yang dapat menghasilkan sampah

Saat keluar dari kawasan tersebut maka sampah yang dibawa harus sama dengan barang bawaan ketika masuk kekawasan tersebut.

Namun meskipun sudah diterapkan aturan tersebut, pihak BRIGADE masih banyak menemui pendaki dan pengunjung yang melanggar aturan tersebut. Dan betul saja saat pihak BRIGADE melakukan operasi semut pengumpulan sampah ada sekitar 40 karung sampah yang berhasil dikumpulkan.

Ketua BRIGADE Pagaralam, Arindi mengatakan, dari hasil pembersihan yang dilakukan anggotanya dan beberapa relawan lainya, sebanyak 40 karung sampah sudah dikumpulkan dari kawasan Pandanan, Goa sampai sampai Kampung VI.

“Kita berhasil mengumpulkan sebanyak 40 karung sampah dari kawasan tersebut. Sampah ini diduga dari para pengunjung yang berkemah dikawasan tersebut,”katanya, Senin (4/1)

Namun sampah tersebut dikumpulkan sejak tanggal 20 Desember 2020 sampai tanggal 1 Januari 2021.

“Sampah ini bukan saja dari sisa tahun baru namun dari pengunjung-pengunjung sebelumnya,”ujarnya.

Dijelaskan Arindi, meskipun sudah aturan yang dibuat namun masih banyak pengunjung yang tidak menaati aturan yang ada. Hal ini terbukti dengan masih ada pengunjung yang tidak membawa sampah mereka turun.

“Bagi pendaki dan pengunjung yang sampahnya tidak sesuai dengan barang bawaan mereka saat diperiksa maka akan dikenakan sangsi yaitu push up. Hal ini sebagai langkah untuk memberikan efek jera,” jelasnya.

Diberitahukan Arindi, sebelumnya jalur pendakian ke puncak Dempo sempat ditutup mulai dari tanggal 30 Desember 2020 sampai tanggal 3 Januari 2021. Namun saat ini pendakian sudah kembali dibuka sejak tanggal 4 Januari 2021.

“Jalur pendakian sudah dibuka kembali. Namun setiap pendaki yang akan mendaki kepuncak Dempo baik hanya berkemah dikawasan kampung IV wajib melakukan regestrasi di pos BRIGADE,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hidupkan Sunnah Memanah, Pesantren Tahfizh Kiai Marogan Gelar Archery Tournament

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan menggelar Marogan Archery Tournament Sumatera Open Ground …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *