Bingung Menuju Stasiun LRT, Naik Oplet Ini Saja | Detik Sumsel

PKN
Pemprov
Feeder LRT atau oplet yang siap melayani masyarakat kota Palembang pengguna LRT

Bingung Menuju Stasiun LRT, Naik Oplet Ini Saja

Palembang, Detik Sumsel — Masyarakat kota Palembang pengguna LRT yang masih bingung untuk menuju ke stasiun. Sekarang tidak perlu bingung lagi Kementerian Perhubungan RI meluncurkan layanan feeder LRT berupa oplet yang akan menjemput pengguna LRT ke stasiun secara gratis.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan masyarakat harus memanfaatkan layanan feeder LRT oplet menuju ke stasiun LRT di kota Palembang dengan baik karena oplet ini akan menjemput pengguna LRT menuju ke stasiun.

“Masyarakat di Kalidoni yang jauh dari stasiun LRT jika ingin naik LRT akan dijemput oleh oplet ini menuju ke stasiun LRT,”kata Menhub saat launching feeder LRT di Griya Agung Palembang Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga :   Pemprov Sumsel Pelopori Innovasi Rinducapil

Dikatakan Budi layanan feeder ini gratis sampai bulan Desember untuk menaikkan jumlah pengguna LRT. Layanan feeder oplet ini angkutan yang siap menjemput pengguna LRT ke stasiun LRT Palembang. Naik oplet ini gratis agar masyarakat Palembang kembali menggunakan transportasi umum.

“Feeder LRT Palembang dibuat interconnected, beroperasi di dua rute yaitu Asrama Haji sampai Sematang Borang via Jalan Noerdin Panji dan Perumnas Talang Kelapa sampai Asrama Haji Talang Buruk via Kolonel H Burlian.

Dikatakan Budi Karya terdapat 13 stasiun LRT dari Bandara sampai stadion Jakabaring. “Di titik-titik itu ada satu pekerja, ini satu jurusan lintasannya harus dilengkapi dengan lintasan yang tegak lurus, makannya kita buat angkot bahasa Inggris-nya feeder,” kata Budi.

Baca Juga :   Cadangan Batubara di Lahat Tinggal 2,2 Miliar Ton

Selain feeder, Kemenhub juga meluncurkan BRT atau bus rapid transit sebagai angkutan transportasi umum penghubung menuju stasiun LRT.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menambahkan masyarakat kota Palembang yang akan menggunakan feeder maupun BRT tidak akan dikenakan biaya. “BRT dan feeder gratis. Supaya mereka merasakan dulu mudahnya, nikmatnya, dan cepatnya, efektifnya naik LRT ini,” ujar Herman.

“Masyarakat Palembang belum banyak yang tahu kemudahan menggunakan LRT sebagai moda transportasi sehari-hari. Dengan jumlah pengguna alat transportasi pribadi yang makin bertambah. Untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara masyarakat harus beralih menggunakan angkutan massal baik LRT maupun oplet,”tutup Deru.(oji)



H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sebagian Lahan Rencana IKL Diklaim Warga Bukan Milik PT Arta Prigel

Lahat, Detik Sumsel — Proses pembangunan Ibu Kota Lahat (IKL) baru di Kecamatan Lahat Selatan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.