BPN OKU Sosialisasi Pencegahan Sengketa Agraria | Detik Sumsel
Detik
Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan BPN OKU 

BPN OKU Sosialisasi Pencegahan Sengketa Agraria

Baturaja, Detik Sumsel – Kantor Pertanahan Kabupaten Ogan Komering Ulu menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kasus pertanahan yang digelar Di lantai 3 BallRoom Zuri 1 Hotel The Zuri Baturaja.

Kegiatan sosialisasi ini dihadri oleh PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Kasi Intel Kejari OKU Variska A. Kodriansyah SH MH.

Dalam laporannya Ketua Pelaksana Kepala BPN Kabupaten OKU Abdullah Adrizal,ST MM  Menyampaikan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya untuk mengurangi kasus sengketa dan konflik, salah satunya seperti yang dilakukan  yakni dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan Dalam Rangka Memberikan Kepastian Hukum Dan Kepastian Hak Atas Tanah.

Masalah pertanahan lanjutnya menjadi hal yang sangat diperhatikan, baik oleh pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat secara umum. permasalahan sengketa pertanahan perlu disikapi dengan bijak agar tidak menjadi permasalahan yang lebih luas.

“Sosialisasi ini sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan kepastian Hak Atas Tanah, selain itu sosialisasi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari peserta sosialisasi sehingga dapat menjadi rekomendasi dalam menentukan kebijakan dalam upaya perbaikan kedepan,” kata Abdullah.

Dalam arahannya, PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H.,mengatakan permasalahan sengketa pertanahan merupakan permasalahan yang terjadi disetiap wilayah daerah, begitu juga halnya di Kabupaten OKU, Permasalahan pertanahan juga terjadi, objek permasalahan antara lain masyarakat, perusahaan dan pemerintah, Keterpaduan antara Pemerintah Daerah, instansi pertanahan dan pihak yang berwenang yang menjadi bagian dalam Tim Pencegahan Kasus Pertanahan harus benar-benar terjalin dengan semestinya sehingga resiko kasus pertanahan dapat diminimalisir ataupun tidak terjadi.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, dapat memberikan wawasan dan pemahaman terhadap pihak-pihak yang berkepentingan dalam menghindari terjadinya kasus pertanahan,” kata Edward.

Terjadinya kasus atau sengketa tanah akan berdampak negatif secara ekonomi, sosial politik serta ekologi. Hal ini tentunya sangat menghambat kegiatan perekonomian masyarakat maupun pihak terkait.

Edward Candra berharap, Kantor Pertanahan Kabupaten OKU dapat mencegah terjadinya sengketa, konflik dan perkara pertanahan di Kabupaten OKU dengan upaya mencegah kesalahan prosedur dalam proses pengukuran, pemetaan atau perhitungan, Mencegah kesalahan prosedur dalam proses pendaftaran penegasan data atau pengakuan hak atas tanah bekas milik adat dan Mencegah kesalahan prosedur dalam proses penetapan tanah terlantar.

“Semoga kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dapat memberikan kontribusi positif dan dapat dijadikan rekomendasi untuk perbaikan dalam menentukan kebijakan terkait permasalahan pertanahan di Kabupaten OKU,” harapnya. (fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pengurus ICMI OKI Dilantik, Ini Harapan Wabup Shodiq dan Ketua ICMI Sumsel

Kayuagung, Detik Sumsel – Muhammad Refly, S.Sos., MM., dan pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *