Brankas Milik Apotek K – Nia Pharma, yang Digasak Hari Dibuang Kedalam Danau OPI | Detik Sumsel
Pemprov
Hari Wijaya salah satu pelaku pembobolan apotek K Nia Pharma yang berhasil di ringkus anggota Jatanras Polda Sumsel

Brankas Milik Apotek K – Nia Pharma, yang Digasak Hari Dibuang Kedalam Danau OPI

Palembang, Detik Sumsel — Untuk menghilangkan jejak, barang bukti brankas yang digasak Hari Wijaya milik apotek K – Nia Pharma di Jalan Opi Raya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang Minggu (25/7/2021) kemarin di buang pelaku kedalam danau OPI Jakabaring.

Brankas dibongkar pelaku dengan menggunakan obeng. Setelah uang diambil lalu membuang brankas ke dalam danau OPI. Barang bukti brankas sudah ditemukan polisi di kedalaman sepuluh meter.

Tersangka Hari Wijaya (33) warga Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I, Kota Palembang, ditangkap Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel tidak lama setelah beraksi.

Anggota melumpuhkan kaki tersangka karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Dihadapan polisi, Hari mengaku ia membongkar Apotek K Nia Pharma bersama rekannya bernama Eko yang kini masih diburu.

“Kami masuk ke dalam apotek itu lewat jendela samping apotik. Eko yang suruh saya ambil cctv,” ujar tersangka Hari, Senin (26/7/2021).

Didalam Apotek, kedua pelaku membawa satu unit bragkas untuk menghilangkan jejaknya pelaku juga mengambil server kamera CCTV.

“Brankas dan server CCTV langsung kami bawa ke Danau Opi Jakabaring. Lalu kami bongka di sana, menggunakan obeng dalam brankas itu berisi uang 7,6 juta,” jelanya.

Dikatakan Hari uang sebesar 7,6 juta rupiah yang ada didalam brankas dibagi dua dengan rekannya Eko (DPO).

“Kami bagi rata dapat 3,8 juta. Uangnya saya belikan hape dan untuk tebus motor,” ujarnya.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper S Panjaitan, mengatakan salah satu pelaku pembobolan apotek di Jakabaring bernama Hari ini adalah residivis dalam kasus pencurian.

“Pelaku Hari pernah dipenjara di Pangkalan Balai, pada kasus yang sama (pencurian) dia dihukum dua tahun penjara,” ujarnya.

Dikatakan Christoper setelah membobol apotek dua pelaku membawa brangkas ke danau Danau Opi Jakabaring.

“Brankas di bongkar brankas pelaku dengan menggunakan obeng. Hanya 30 menit pelaku berhasil membongkar brankas, setelah brangkas berhasil dibongkar, palaku membuang brangkas tersebut ke Danau Opi,” jelas CS Panjaitan.

Barang bukti berhasil ditemukan sebelum 1×24 jam. Ditemukan di danau Opi di kedalaman 10 meter.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Longsor di Endikat, Akses Pagaralam-Lahat Dialihkan ke Jalur Simpang Mbacang

Pagaralam, Detik Sumsel- Hujan dengan itensitas tinggi yang menguyur Kota Pagaralam beberapa hari ini menyebabkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *