Brigade: Pendaki Wajib Bawah Turun Sampah | Detik Sumsel
Pemprov
Foto: Dokumentasi

Brigade: Pendaki Wajib Bawah Turun Sampah

Pagaralam, Detik Sumsel- Sebagai upaya mendisiplinkan para pendaki yang akan malakukan pendakian ke puncak Gunung Api Dempo (GAD) Kota Pagaralam, Balai Regestrasi Gunung Dempo (Brigade) Kota Pagaralam mengeluarkan peraturan dan kebijakan ketat terkait sampah.

Kebijakan dan syarat yang dibuat Brigade yaitu pendaki harus membawa turun semua jenis sampah yang dibawah oleh para pendaki.

Dengan diberlakukanya kebijakan tersebut, dampak positif mulai tersana, dimana semua pendaki tidak lagi membuang sampah sembarangan baik dijalur pendakian maupun dikawasan pelataran yang jadi lokasi pendirian tenda diatas puncak Dempo.

Bahlan, sekitar puluhan ton sampah sudah dikumpulkan oleh para pendaki yang muncak di Gunung Dempo. Tak terkecuali tumpukan botol air mineral tampak menggunung di bascam Brigade.

Ketua Brigade Kota Pagaralam Arindi mengatakan, saat ini para pendaki mulai mentaati semua aturan yang dibuat oleh Brigade termasuk terkait sampah pendaki itu sendiri.

“Setiap pendaki yang akan naik kepuncak saat mereka regestrasi di Brigade semua bahan bawaan mereka kita data. Jadi sampah yang mereka bawa turun harus sama jumlahnya dengan bekal yang mereka bawa,” katanya, Minggu (29/8)

Jika ada yang tidak sama maka akan didenda bahkan disangsi untuk mengambil lagi sampah yang mereka buang dikawasan jalur atau dipelataran.

“Jika mereka tidak sanggup maka akan kita sangsi tegas mulai dari hukuman fisik sampai pelarangan mendaki bagi pembuang sampah itu sendiri,” ujarnya.

Saat ini sudah terkumpul puluhan ton sampah dari pendaki yang dikumpulkan di basecam Brigade. Saat sudah terkumpul maka sampah akan dibawa ke TPA Simpang Padang Karet.

“Kita kumpulkan dulu maka akan kita buang ke TPA. Namun sampah yang bisa didaur ulang maka akan kita gunakan lagi untuk keperluan di Brigade. Seperti sampah botol air mineral ini akan kita kumpulkan dan akan kita buat bentuk nama Brigade,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Merasa Terancam Saat Didatangi dan Ditantang Berkelahi, Joko Polisikan CN

Palembang, Detik Sumsel — Karena merasa dirinya terancam Joko (34) warga komplek Taman Bukit Raflesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *