Budidaya Bonsai Sartono Hasilkan Keuntungan Jutaan Rupiah | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Budidaya Bonsai Sartono Hasilkan Keuntungan Jutaan Rupiah

Pati, Detik Sumsel – Si kerdil yang menjadi pemanis dekorasi rumah ini mulai banyak dibudidaya warga, pasalnya dapat menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah. Hal itu yang menarik hati Sartono (50) warga Dukuh Kalimati RT.01/03, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, mulai melakukan budidaya tanaman hias. Salah satu tanaman hias ia dibudidaya adalah tanaman bonsai.

Dalam kesempatan tersebut Sartono mengatakan, kabar yang ia dengar harga jual tanaman hias yang satu ini bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk bonsai jenis tertentu. Jenis yang cocok untuk budidaya bonsai adalah pohon Cemara.

Baca Juga :   Santri Ikut Terlibat Kegiatan Rehab RTLH

Ciri dari pohon cemara adalah daunnya yang tipis dan batangnya yang kuat. Jenis tanaman yang satu ini banyak digunakan oleh pebisnis budidaya bonsai karena keunggulannya, yaitu dapat bertahan hidup hingga ratusan tahun.

“Selain itu, jenis bonsai yang satu ini juga memiliki harga jual yang cukup tinggi,” ujar Sartono.

Sementara Serda Sukarji yang terlihat sedang menyambangi tempat budidaya bonsai Bapak Sartono mengatakan, dirinya tertarik ketika melihat bonsai yang tertata begitu cantiknya. Ia pun berminat belajar membuat ataupun membudidayakan tanaman hias berjenis bonsai. Pasalnya menurut cerita orang, budidaya bonsai bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang menjanjikan, Selasa (06/7/2021).

Baca Juga :   Dagang Jadi Makin Semangat dengan Jalan Baru TMMD Karanganyar

“Butuh kesabaran yang ektra untuk melakukan pekerjaan ini, kita tidak sembarang orang bisa melakoninya. Saya sudah melihat secara langsung bagaimana cara dan perawatan tanaman bonsai milik Bapak Sartono,” kata Sukarji. (0718)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Serukan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Buruh dari COVID-19

Jakarta, Detik Sumsel- Menindaklanjuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *