Budidayakan Jamur Tiram, Ditengah Pandemi Covid 19 Membuahkan Hasil | Detik Sumsel
BNI"
Nina Fitri (37) petani Jamur Tiram, saat lakukan panen. Foto Istimewa.

Budidayakan Jamur Tiram, Ditengah Pandemi Covid 19 Membuahkan Hasil  

Palembang, Detik Sumsel — Sulitnya perekonomian imbas pandemi Covid-19, rupanya menimbulkan ide kreatif petani di Kecamatan Jarai. Seperti yang dilakukan Nina Fitri (37), ibu rumah tangga asal Desa Mangun Sari, Kecamatan Jarai ini kini mengisi waktu di rumah dengan membudidayakan jamur tiram.

Bermodalkan, 1050 baglog tempat berkembang biaknya jamur, yang ditaruh di ruang belakang rumahnya berukuran 2 x 6 meter. Nina dalam satu bulan kini mampu menjual ratusan kilo jamur tiram melalui media online, dengan harga Rp 28.000 perkilogramnya.

“Berawal dari mencoba memanfaatkan emperan dibelakang rumah. Alhamdulillah saat ini laku sekitar 12 kilogram perhari,” ungkap Nina, Jumat (6/11)

Mengenai pemasaran, beber Nina, hampir setiap hari melalui akun Facebooknya, selalu ada pesanan. Bukan hanya dibeli oleh ibu-ibu sekitar Jarai Area dan empat kecamatan sekitar, pemesanan kini bahkan dari Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Pagaralam.

“Sudah berjalan empat bulan, lumayan bisa buat dapur mengepul. Terkadang kewalahan, kadang pesanan tidak bisa terpenuhi, karena petani jamur di Jarai baru kami saja, ” kata Nina. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ikan Semah 15 Kg Takluk Dimata Pancing Arsan

Lahat, Detik Sumsel – Setelah lima jam bertarungan, ikan semah seberat sekitar 15 kilogram, akhirnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *