Cemburu Istri Digoda, Suami Nekat Lakukan Pembacokan | Detik Sumsel
BNI"
Cemburu Istri Digoda, Suami Nekat Lakukan Pembacokan
Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK. saat menggelar jumpa pers, Kamis (11/6).

Cemburu Istri Digoda, Suami Nekat Lakukan Pembacokan

Sekayu, Detik Sumsel – Diduga merasa tidak senang, karena istri sering digoda oleh pria yang tidak dikenalnya. Sang suami jadi nekat dan gelap mata melakukan pembacokan pada pria yang tidak dia kenal.

Pelaku AMR (45 ), suami dimaksud, yang merupakan warga Dusun III Desa Muara Teladan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba nekat membacok KR (45), pria yang diduga menggoda istrinya.

“Akibatnya, KR menderita luka bacokan di kepala, leher, tangan dan jari tangan putus, akibat tebasan pedang  pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” terang Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK. saat menggelar jumpa pers, Kamis (11/6).

Dijelaskan Yudhi, kronologis kejadian di jembatan Galangan Desa Muara Teladan Kecamatan Sekayu, Sabtu (6/6), sekitar pukul 18.30 WIB.

”Sebelumnya, pelaku sudah sering memperingatkan korban untuk tidak menggoda istrinya melalui telepon. Merasa tidak kenal sama korban, pelaku mencari indentitas korban dengan cara memasukkan nomor Hp yang sering menelpon istrinya melalui Facebook,” terangnya.

Setelah mengetahui identitas korban, lanjut Pinem, tidak sampai di situ saja, pelaku pun mencari  keberadaan korban.

“Saat kejadian tepatnya di Jembatan Galangan desa, pelaku melihat korban. Pelaku langsung membacok korban, dengan pedang yang dibawanya sehari-hari saat jualan pentol. Bacokan mengenai kepala, leher dan tangan kanan serta jari korban hingga putus,” bebernya.

Usai membacok korban, tambah Pinem, pelaku melarikan diri ke rumah saudaranya bernama Yunani.

“Mendapat laporan kejadian tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku. Kurang dari 24 jam, Minggu (7/6), sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku dapat dibekuk di rumah saudaranya Yunani di Desa Lumpatan Kecamatan Sekayu,” jelas Pinem.

Atas perbuatannya pelaku diancam pidana KUHP pasal 351 ayat 2, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Dari keterangan Amrin, bahwa dia tidak senang korban sering menelepon istrinya. “Aku sudah ingetin dio (korban) jangan sering nelpon bini aku dari bulan Maret lalu. Apolagi dio sudah punyo bini. Karena aku kesel, ketemu dio langsung kukapak,” jelasnya. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

106 Tersangka Narkoba Ditangkap dalam Operasi Antik Musi 2021 di Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan jajaran berhasil menangkap 106 lebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *