Ceramah di Peringatan Israj Mi’raj, Ulama Asal Palestina Ini Ceritakan Perjalanan Nabi Menuju Sidratul Muntaha | Detik Sumsel
Pemprov
Syekh Dr Nehad Ramaha ulama asal Palestina memberikan tausyiah di peringatan Israj Mi'raj nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam di Pondok Pesantren Tahfidz Rahmat Jalan Seruni, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang

Ceramah di Peringatan Israj Mi’raj, Ulama Asal Palestina Ini Ceritakan Perjalanan Nabi Menuju Sidratul Muntaha

Palembang, Detik Sumsel — Peringatan Israj Mi’raj nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam di Pondok Pesantren Tahfidz Rahmat Jalan Seruni No.123 RT.01 RW 01, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Jumat (5/4) berlangsung hikmad dengan iringan hadroh sebagai pembukaan dengan menghadirkan penceramah ulama dari Palestina Syekh Dr Nehad Ramaha.

Dalam ceramahnya dosen Islamic University of Gaza, Palestina ini mengatakan Israj Mi’raj merupakan peristiwa diperjalankannya atau pun perjalanan nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam dari masjidil Aqsa atau Al Quds menuju kelangit ketujuh dalam waktu semalam.

Peristiwa ini terjadi di tahun kesedihan yang dialami oleh nabi, dimana pada tahun itu nabi Muhammad mengalami kesedihan karena ditinggal orang orang yang dicintainya istrinya Siti Khadijah dan pamannya di panggil oleh Allah Subhanallah Ta’alla.

“Untuk menghibur kesedihan nabi Muhammad, Allah memperjalankan nabi untuk naik kelangit sampai langit ketujuh atau Sidratul Muntaha yang dinamakan Israj Wall Mi’raj,”ucapnya.

Dikatakannya, tempat nabi Muhammad bertolak menuju langit adalah masjidil Al Aqsa, masjid Al Aqsa memiliki keutamaan karena masjid Al Aqsa adalah tanah yang diberkahi oleh Allah Subhanallah Ta’alla.

“Masjidil Al Aqsa merupakan kiblat pertama umat muslim sebelum masjidil haram, untuk itu kita umat muslim berkewajiban untuk menjaga, mencintai dan mengunjungi masjidil Al Aqsa. Diriwayatkan dalam suatu hadis pahala satu kali sholat di masjid Al Aqsa pahala nya sama dengan 500 kali sholat dimasjid yang lain,”terangnya.

Sementara itu, Caleg DPRD Provinsi Sumsel dari Partai Keadilan Sejahtera yang juga Pembina Rumah Tahfidz Sumsel Ustadz H Masagus Fauzan Yayan SQ yang turut hadir dalam acara ini mengatakan rumah tahfidz di Indonesia semakin hari semakin tumbuh bahkan sudah mendunia di Palestina keberadaan rumah tahfidz juga sudah ada.

“Saya berpesan agar anak anak yang berada di Pondok Pesantren maupun rumah tahfidz yang ada di Sumsel untuk mencontoh anak anak di Palestina yang terus menghafal Al Quran meski negeri mereka tengah di gempur oleh tentara Zionis Israel,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Hafal 30 Juz, Al Qur’an, Pemuda OKI Diganjar Apresiasi 

Kayuagung, Detik Sumsel-Bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ilir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *