Cerita Alumni Pesantren Modern Ar-Risalah Selesaikan Pendidikan di Universitas Al Ahgaff Yaman | Detik Sumsel
Pemprov
Yoku Hadi

Cerita Alumni Pesantren Modern Ar-Risalah Selesaikan Pendidikan di Universitas Al Ahgaff Yaman

Palembang, Detik Sumsel- Yoku Hadi merupakan salah satu alumni Pesantren Modern Ar Risalah Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan tahun angkatan 2016.

Yoku dikenal dengan sosok yang pintar, baik, rajin, dan aktif di pondok. Terbukti bahwa dia selalu menjadi juara umum setiap kali kelulusan SMP dan SMA di Pesantren Modern Ar-Risalah. Tak hanya itu, dia juga sering mendapat undangan untuk mengisi ceramah di berbagai tempat di Kota Lubuklinggau dan sekitarnya.

Setelah tamat dari Pesantren Modern Ar-Risalah pada tahun 2016 Yoku memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Fakultas Syariat dan Hukum Universitas Al Ahgaff, Hadhramaut, Republik Yaman.

Tak terasa dari waktu ke waktu, tahun ke tahun akhirnya dia pun berhasil menyelesaikan pendidikan S1-nya selama 5 tahun dan mendapatkan gelar B. Sc. beberapa waktu lalu. Perlu diketahui bahwa perkuliahan di fakultas ini memang memakan waktu minimal 5 tahun.

Dalam acara wisuda yang berlangsung pada 15 Juli 2021 itu, hadir Mudir Universitas Al Ahgaff Al Habib Abdullah Bin Muhammad Baharun dan Mudir Ribat Alawiyah Al Habib Alwy Bin Abdurrahman Alatas, serta dihadiri oleh para alim ulama dan habaib yang berada di Kota Tarim.

K.H. Moch. Atiq Fahmi, Lc., M. Ag. selaku pimpinan Pesantren Modern Ar Risalah sangat gembira dan bangga mendengar kabar baik ini. Beliau berpesan kepada Yoku dan juga seluruh alumni pesantren modern Ar-Risalah yang sekarang masih menempuh pendidikan di Universitas Al Ahgaff.

“Keberhasilan menyelesaikan S1 di Yaman ini hendaklah menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa. Karena dari pengalaman ini kita belajar bahwasanya hidup kita adalah sebuah perjuangan, yang mana perjuangan jika telah dilewati akan menjadi sebuah cerita yang indah untuk diceritakan, akan tetapi yang paling diingat adalah semua perjuangan akan melalui proses, yang prosesnya itu akan ada rasa pahit, pedih, sakit yang membuat kita bertanya-tanya sampai di mana ucapnya.

Maka beliau yakin kegembiraan yang dirasakaan saat ini muncul karena adanya upaya dan kesulitan yang pernah dihadapi dan ini menjadi bukti dari pada kebenaran ayat Allah SWT, “Inna ma’al usri yusro.”

“Tidak akan ada senyuman hari ini setelah dia diwisuda kecuali dia telah merasakan kesulitan dan kepahitan yang di hadapai selama proses belajar,” tambah beliau.

Ia menyampaikan terkhusus kepada Yoku Hadi mudah-mudahan ilmunya berkah dan semoga ilmu yang telah didapat tidak hanya akan menjadi sebuah catatan nilai, akan tetapi menjadi sebuah kemanfaatan dan bernilai ketika berada di masyarakat serta di hadapan Allah SWT.

Sebelum pulang ke tanah air, saat ini “Yoku tengah menyusun sebuah buku tentang Biografi Imam 4 Madhzab dan 6 Imam Hadist yang akan diterbitkan di Indonesia nantinya,” tandasnya.(ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Diduga Ada Kekerasan, Polisi Bongkar Makam Madon untuk Dioutopsi

Palembang, Detik Sumsel — Satreskrim Polrestabes Palembang mendatangkan dokter forensik untuk membongkar makam Madon (14) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *