Cerita Pilu Warga Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rumahnya Rusak Parah Butuh Ulur Tangan

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Kayu Agung, DetikSumsel.com  –  Rohani warga Desa Karang Agung, Kecamataan Jejawi, Ogan Komering Ilir (OKI),Sumatera Selatan (Sumsel) butuh uluran tangan.

Pasalnya wanita paruh baya ini terpaksa tetap tinggal di rumah reyotnya, yang berukuran 3 x 4 meter, karena tidak ada lagi tempat untuk berteduh.

Dari pantauan DetikSumsel.com, Rohani tinggal di rumah panggung yaang sudah banyak rusak.hal ini dapat dilihat dari dinding rumah yang sudah banyak berlubang, atapnya sudah banyak yang bocor, bahan tempat mandi, cuci dan kakus (MKS) sudah tidak beratap bahkan papanya sudah rapuh di makan usia.

Diakui Rohani, rumahnya rusah parah sejak dua tahun terakhir  dan hingga saat ini belum pernah diperbaiki, karena tidak adanya dana.

“ Jika musim hujan tiba saya hanya bisa pasrah, lantai, kasur dan pakaian basah. Kami hanya bergeser ke tempat yang tidak basah,”ungkapnya.

Menurut Rohani bila hujan sangat lebat, ia terpaksa mengungsi ke rumah tetangga untuk berteduh.

“Saya berharap sekali dari pihak desa memprihatikan kondisi rumah saya,” harapnya.

Selain kondisi rumahnya yang sudah rusak parah sambungnya sejak setahun terakhir juga tidak lagi mendapat BPNT dan PKH. Jadi saat ini hanya mengharapkan belas kasihan tetangganya yang membantu memberikan sembako serta makanan untuk keluarganya.

” Saya kan sakit rematik tidak bisa lagi bekerja untung dibantu cucu saya yang bekerja membantu tetangga,”bebernya.

Sementara itu, Kades Karang Agung, Muslina menegaskan, rencananya pihaknya  akan direhab menggunakan dana pribadi karena kalau dibangun melalui program bedah rumah tidak bisa lokasinya di pinggiran aliran sungai. Di desanya memang tidak mendapat program tersebut.

“ Sekarang tinggal menunggu tukang untuk mengerjakannya karena tukang tersebut tengah panen. Ada anggaran sebesar Rp5 juta untuk membantu warganya tersebut,” pungkasnya.

Komentar