Ciptakan Warga Binaan Bisa Berkarya | Detik Sumsel
BNI"

Ciptakan Warga Binaan Bisa Berkarya

Palembang, Detiksumsel – Melalui program Coorporate Respon Sibility (CSR) Pertamina Patra niaga, memberikan bantuan peralatan dan pelatihan untuk warga binaan di Lapas Perempuan Merdeka Palembang.

Sr Spv CSR & SMEPP, Agustina Mandayati mengatakan, bantuan CSR ini sudah lebih kurang dua tahun diberikan disini, dalam bentuk pelatihan dan peralatan pendukung seperti alat untuk pembuatan roti, perlengkapan loundri, dan terakhir pembibitan tanaman hidroponik , peternakan lele.

Tanaman hidroponik ini merupakan lanjutan dari progran gertas (gerakan wanita tanam sayur) ditalang bubuk plaju dan sudah satu tahun ini sudah disalurkan di lapas perempuan ini.

“Kita sudah besinergi dengan Lapas perempuan ini sejak 1 tahun lalu, dan secara umum dana untuk mendukung program CSR tahun 2020 sampai 2021 mencapai Rp 300 juta.”Jelasnya disela sela kegiatan kunjungan ke Lapas perempuan Merdeka, Rabu (27/10)

Ia menambahkan, bentuk bantuan ini diberikan bagi warga binaan ini, Plening tahap awal agar produk ini hanya untuk memenuhi kebutuhan warga binaan saja, tapi kedepan plening bagaimana agar hasil mereka bisa dipasarkan diluar lembaga permasyarakat (LP) seperti ke Supermarket terdekat untuk pemasukan mereka dilapas.

Kasubsi Sarana Kerja Lapas Perempuan Merdeka mengatakan, program ini sangat bermanfaat bagi warga binaan disini karena mereka merasa terbantu misalnya pengelolaan sayur hidroponik ini, mereka sudah bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan mereka di Lapas meski masih kecil.

Disini ada lebih kurang 560 warga binaan dan memang baru 50 warga binaan yang ikut kegiatan seperti ini. Mereka ini memiliki kemauan, minat dan bakat dari warga binaa ini, serta mereka harus sudah setegah masa pidana dan sudah disidang TPP, dan tidak pernah ada masalah dan berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan.

Meski tidak membedakan jenis pidana tapi memang rata-rata yang ikut dalam kegiatan ini karena kasus narkoba. Dan disini kita memiliki 8 program CSR dari Pertamina, yakni tata boga, Loundri, Galeri pembuatan bordir, tata rias, pembuatab roti, menjahit dan Hidroponik dan peternakan budidaya lele.

Sementara itu Warga binaan, Darmiyati mengatakan, sebagai warga binaan ia sangat merespon positif apa yang dilakukan lapas perempuan dan pertamina, karena sebagai warga binaan ia merasa mendapatkan kesempatan bisa menghirup udara segar meski hanya 2 minggu sekali bercocok tanan.

“Kami disini diberi pelatihan selama 1 bulan, dan selama pelatihan kita dilihat potensi apa yang dimiliki dan kami memilih tanaman hodroponik ini.”katanya

Darmayati warga binaan yang harus menjalani hukum selama 8 tahun penjara karena kasus narkoba ini, sangat semagat melakukab cocok tanan,banyak ilmu yang didapat dari sini, dan muda – mudahan kegiatan ini bisa menjadi modal ketika ia sudah keluar dari lembaga pemasyarakat tersebut. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM, Perluas Layanan di Sumatera

Palembang, Detiksumsel – Melihat besarnya potensin pasar untuk layanan korporasi business to business (B2B) dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *