Delapan Bulan Buron, DPO Bobol Warung Manisan Dibedil | Detik Sumsel
Pemprov
Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah memimpin pres rilis tersangka pembobol warung manisan diwilayah hukum Polsek Ilir Timur II

Delapan Bulan Buron, DPO Bobol Warung Manisan Dibedil

Palembang, Detik Sumsel — Delapan bulan menjadi buronan Polsek Ilir Timur II dalam kasus bobol warung manis milik korban Mat Ruslan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Wiraguna, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III pada Februari 2021 lalu. M Ilham (27) akhirnya berhasil ditangkap anggota Reskrim Polsek Ilir Timur II di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Buyut Kecamatan Ilir Timur II.

Bahkan polisi harus melumpuhkan kaki kanan tersangka dengan timah panas lantaran mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah mengatakan tersangka M Ilham saat membobol warung manisan milik korban Mat Ruslan bersama empat rekannya. Dua tersangka sudah ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, dua tersangka lagi identitasnya sudah dikantongi masih DPO.

“Dua tersangka yang sudah ditangkap yakni Ibrahim (28) dan Teddy (30), keduanya telah divonis oleh pengadilan,”ujarnya Kamis (28/10).

Kompol Yuliansyah menjelaskan, kelima tersangka membobol warung manisan bermula saat kelima tersangka melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP), melihat kondisi warung dalam keadaan sepi dan tidak ada penghuni lantas kelima tersangka melakukan aksinya.

“Tersangka membobol warung korban menggunakan tang untuk membuka pintu warung, setelah berhasil masuk kelima pelaku langsung mengambil tiga setengah karung beras 10 kg, tiga dus mie instan, tiga kaleng rokok, satu unit blander, satu unit timbangan 20 kg, 30 suset kecap, dua unit handpone merk Mito dan Samsung,” katanya.

Dihadapan polisi tersangka Ilham mengaku ia ikut membobol warung manisan korban lantaran tidak punya pekerjaan dan harus memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Saat mereka beraksi ia bertugas memantau lokasi.

“Kami bergantian memantau situasi, setelah warung sudah kami bobol kami ambil beras dan barang barang lain sebelum kami jual barang disimpan dulu di rumah tersangka Teddy,” katanya.

Setelah siang hari, para pelaku menjual barang-barang tersebut.

“Hasil menjual barang itu kami masing-masing mendapatkan uang Rp 350 ribu. Uang itu saya gunakan untuk makan sehari – hari,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Amukan Sueb Renggut Lima Nyawa Warga Desa Bunglai, Ini Kronologisnya

Baturaja, Detik Sumsel – Warga Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan OKU berduka, 5 orang warga Dusun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *