Delapan Orang Pelaku Pendudukan Lahan PT TMM Ditangkap, Dua Dijerat Pasal Pemalsuan Surat | Detik Sumsel
Detik
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan menunjukkan barang bukti sertifikat tanah milik warga Desa Mekar Sari yang sudah dibatalkan BPN Sumsel

Delapan Orang Pelaku Pendudukan Lahan PT TMM Ditangkap, Dua Dijerat Pasal Pemalsuan Surat

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap delapan orang pelaku yang menduduki lahan perkebunan sawit PT Treekreasi Marga Mulya (TMM) di Desa Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kamis (16/12/2021).

Dari delapan orang yang ditangkap ini dua diantaranya Abu Sairi dan Sudirman ditetapkan tersangka pemalsuan surat. Sedangkan lima tersangka lainnya Agung Jati, Artan, Mat Jarun, Macan Kunci, Pei, Pudin sebagai tersangka penyerangan petugas dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Christoper mengatakan kasus penduduk lahan sawit milik PT Treekreasi Marga Mulya (TMM) di Desa Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) semula ditangani Polres OKI.

“Untuk percepatan penanganan kasusnya kasus ini kami ambil alih. Sebelum melakukan penangkapan kami melayangkan surat panggilan tiga orang atas nama Abu Sairi, Artan dan Budiono sebanyak dua kali tapi tidak dipenuhi sehingga diterbitkan surat perintah membawa,”kata Hisar kepada wartawan saat pres rilis tersangka dan barang bukti Senin (20/12/2021).

Namun saat anggota datang ke lahan PT TMM kata Hisar, anggota Jatanras mencari tiga orang Abu Sairi, Artan dan Budiono. Namun saat berada dilahan PT TMM anggota hanya mendapati tersangka Abu Sairi bersama beberapa warga yang menduduki lahan PT TMM yang sertifikat nya sudah dibatalkan oleh BPN Sumsel.

“Saat anggota akan membawa tersangka Abu anggota mendapatkan perlawanan dari warga yang ada di lokasi penangkapan dengan menghadangkan mobil dan tembakan dari senjata api rakitan milik tersangka. Ada sekitar 40 warga yang membuat tenda dilokasi tersebut.

“Anggota dihadang secara tiba-tiba dari warga lainnya dengan menggunakan 5 unit mobil, datang dari arah Desa Sungai Sodong, yang berusaha mendekati mobil petugas. Mereka membawa senjata tajam berusaha melakukan penyerangan perugas kami. Dan terdengar ada warga yang mengomandoi dengan kata “Serbu” sehingga petugas kami melepaskan tembakan peringatan ke udara,”jelasnya.

Tak lama kemudian saat petugas berhasil menghalau warga, secara tiba-tiba melaju cepat sebuah mobil jenis Toyota Fortuner Warna Putih, yang berusaha menabrak petugas.

“Karena berusaha mencelakai petugas, mobil tersebutpun terpaksa ditembak dibagian bannya. Saat terhenti 7 orang didalam mobil diminta keluar dan saat dilakukan penggeledahan ternyata didalamnya ada 1 pucuk senjata api jenis pistol berikut dengan amunisi caliber 556 yang berada didalam silinder,” jelas Hisar.

Atas perbuatannya, tersangka Abu Sairi dan Sudiman dikenakan Pasal 263 KUHPidana Jo Pasal 55 KUHPidana, sedangkan enam tersangka lainnya, dikenakan UU Darurat No.12 Tahun 1951 dan Pasal 212 KUHP.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tampil Perdana di Luar Sumsel, Ovi Mawardi Juara III Kejuaraan Offroad

Indralaya, Detik Sumsel– Tampil perdana di luar Sumatera Selatan, Ahmad Wazir (AW) Noviadi offroader Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *