Developer CV Zada Naiim Tak Kunjung Tunaikan Janji, Warga GA Maskarebet Gotong Royong Perbaiki Jalan | Detik Sumsel
Pemprov
Perbaikan jalan yang dilakukan warga secara swadaya

Developer CV Zada Naiim Tak Kunjung Tunaikan Janji, Warga GA Maskarebet Gotong Royong Perbaiki Jalan

Palembang, Detik Sumsel – Warga Perumahan Grand Arroyana (GA) Maskarebet gotong royong perbaiki jalan perumahan, Senin (23/8). Langkah ini dilakukan karena pihak CV Zada Naiim sebagai pengembang tak kunjung memperbaiki jalan, padahal sesuai janji dan site plan seharusnya dicor kemudian diratakan pakai aspal.

“Hingga kini sudah tiga tahun tinggal, develover tak kunjung memenuhi janjinya sebagaimana promosi,” kata Iskandar ZA warga GA kepada media.

Dikatakan, sebenarnya perwakilan warga sudah mencoba komunikasi terkait jalan yang berlubang serta mengeluarkan batu ini. Karena membahayakan warga terlebih anak-anak.

“Tapi jawabannya malah meminta kami warga menagih tunggakan dari warga yang masih ada sangkutan ke mereka. Padahal itu bukan urusan kita, urusan kami sebagai pembeli mendapapatkan fasilitas yang dijanjikan,” tegas Iskandar.

“Soal ada tanggungan warga itu urusan dia dengan yang bersangkutan langsung. Apalagi rumah ini hampir 90 persen sudah terbangun. Kami hanya minta sesuaikan gambarnya saja, jangan mengaburkan persoalan,” keluhnya.

Ketua lingkungan Abdul Malik menambahkan, sudah beberapa kali baik-baik komunikasi. Malah Developer minta tolong tagihkan ke warga yang masih ada tanggungan.

“Inikan lucu, dimana-mana orang bangun perumahan jalannya itu dulu bagus. Ini malah rumah komersil tapi jalan rusak, lebih baguslah jalan di perumahan subsidi,” sebutnya.

Malik menyebut, persoalan developer ini bukan hanya jalan saja. Tapi banyak yang lain, seperti perumahan yang banjir, dam perumahan tidak sesuai gambar, lingkungan yang tidak dipagar menyeluruh dan fasilitas umum (fasum) tak sesuai promosi.

“Sampai hari ini belum ada satupun penyerahan fasum ke warga, termasuk CCTV yang dilepaskan begitu saja,” paparnya.

Ia mengaku bersama warga tidak akan tinggal diam, karena sudah merasa dizolimi akan haknya. Sejumlah langkah sudah disiapkan baik gugatan perdata melalui jalur pengadilan, lembaga perlindungan konsumen, mal administrasi ke Ombudsman. Juga mempelajari kemungkinan unsur pidananya karena merasa ditipu.

“Kita lagi siapkan laporan. Kalau bukti-bukti sudah lengkap, termasuk bukti gotong royong perbaikan jalan san banjir. Jangan lupa kami yang dizolimi ini memiliki kekuatan doa. Kami tidak ridho jika mereka tidak memiliki niat baik dan langkah penyelesaian kongkrit untuk warga,” tandasnya.

Sementara itu, pemiliki CV Zada Naim Ragil Sunarto mengaku bila jalan sudah di cor diawal waktu proyek dikerjakan

“Ya nama jalan karena termakan usia ya rusak, ada waktunya,”jelasnya

Bila warga ingin minta perbaikan jalan, ya karena PSU sudah serahkan ke PUPR.

“Kalau kita sudah mengerjakan proyek ya PSUnya diserahkan ke PU (Pekerjaan Umum), Artinya fasum sudah milik PU, bukan milik kita lagi,” tandasnya. (Pen)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hidupkan Sunnah Memanah, Pesantren Tahfizh Kiai Marogan Gelar Archery Tournament

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan menggelar Marogan Archery Tournament Sumatera Open Ground …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *