Diantar Keluarga, Eksekutor Pelaku Perampokan Toko Emas Sungai Lilin Serahkan Diri | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Diantar Keluarga, Eksekutor Pelaku Perampokan Toko Emas Sungai Lilin Serahkan Diri
M Ali Fikri pelaku perampokan toko emas Cahaya Murni yang menyerahkan diri ke Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Diantar Keluarga, Eksekutor Pelaku Perampokan Toko Emas Sungai Lilin Serahkan Diri

Palembang, Detik Sumsel — Ali Fikri (45) salah satu pelaku perampokan toko emas Cahaya Murni di pasar Inpres Sungai Lilin, Kabupaten Muba dengan diantar keluarganya menyerahkan diri ke Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kamis (2/4) malam.

Ali warga Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir ini menyerahkan diri karena takut ditembak mati terlebih dua rekannya Pendi dan M Ali tewas ditembak saat penangkapan.

Dihadapan polisi, Ali mengaku mendengar kabar dua temannya ditebak mati melalui berita karena takut ditembak mati ia pun akhirnya menyerahkan diri. Setelah berhasil merampok kedelapan pelaku lari berpencar dirinya melarikan diri ke Bengkulu tempat keluarganya. Saat beraksi peran Ali sebagai eksekutor yang menggunakan pistol yang ditodongkannya ke arah korban. Ali juga yang meminta korban untuk mengeluarkan emas yang ada di etalase kaca toko.

“Aku sebagai eksekutor, aku bawak senpi rakitan, tapi idak tahu punyo siapo. Aku cuman dipinjami bae. Setahu aku yang pakai senpi rakitan ado wong tigo,” kata tersangka Ali, saat diamankan di ruang penyidik Unit 4 Subdit Jatanras Polda Sumsel, Jum’at (3/4/2020)

Baca Juga :   LKPI Gelar Quick Count Di Pilkada Musirawas

Ali juga mengaku, yang memiliki ide untuk merampok adalah Pendi yang sudah ditembak mati saat dilakukan penangkapan beberapa hari lalu.

“Yang punyo ide untuk merapok toko emas Pendi dan Ali Pak. Dio ngomong ado lokak, nak melok dak,” terangnya.

Untuk menuju ke lokasi perampokan delapan pelaku menggunakan tiga sepeda motor dan satu unit mobil yang sudah diamankan sebagai barang bukti.

“Sampai sekarang belum dapat bagian, aku cuma dikasih duit Rp3 juta. Nyerahkan diri karena takut ditembak mati Pak. Aku tahu kalau Ali samo Pendi sudah ditembak mati oleh polisi,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan Ali salah satu pelaku perampokan toko emas saat beraksi ia menggunakan senjata api.

Baca Juga :   Erik Pura - pura Minjam Motor, Setelah itu Motor yang Dipinjam Dijual

“Pelaku menyerahkan diri lantaran takut akan ditembak mati oleh anggota polisi, jadi tadi malam ia diantar oleh keluarganya ke Mapolda Sumsel. Kalau pengakuannya ia mendapatkan uang Rp 3 juta rupiah,” jelasnya.

Saat ini masih ada empat pelaku lagi masih DPO dan anggota sudah mengetahui keberadaan mereka. Dirinya menghimbau agar para pelaku yang belum ketangkap agar segera menyerahkan diri, kalau tidak akan diberikan tindakan tegas.

Diketahui perampokan bersenjata api di toko emas Cahaya Murni di Sungai Lilin, Muba. Tiga dari delapan pelaku telah diringkus, dua diantaranya ditembak mati.

Ketiga pelaku ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel, dini hari tadi (Sabtu, 28/3/2020). Ketiganya yakni Pendi (40), Mali (48) M Nasir (44), yang merupakan warga Tanjung Raja, Ogan Ilir Sumsel.

Diketahui perampokan ini terjadi Kamis (26/3/2020), di siang hari para pelaku berhasil mengambil tujuh kilogram emas dari toko emas Cahaya Murni di Jalan Inpres Pasar Sungai Lilin, Muba.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Bupati Panca Salurkan 33 Ribu Ton Beras ke Warga Ogan Ilir

Indralaya, Detik Sumsel- Bupati Ogan Ilir salurkan 33078 ton beras program pemerintah pusat untuk penerima …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *