Diduga Ada “Dosa Besar”, Kakanwil Kamenag Sumsel Di Copot Menteri Agama | Detik Sumsel
Pemprov
Oman Fathurahman Juru Bicara Kemenag RI. (ist)
Oman Fathurahman Juru Bicara Kemenag RI.(ist)

Diduga Ada “Dosa Besar”, Kakanwil Kamenag Sumsel Di Copot Menteri Agama

Palembang, Detik Sumsel,- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi, secara resmi dicopot dari jabatannya. Pencopotan jabatan tersebut diduga kuat lantaran terkait dugaan “Dosa Besar” jual beli jabatan dan dugaan korupsi selama menjabat yang dilaporkan masyarakat dan pegawai kamenag di Kejati Sumsel.

“Memang ada pemberhentian oleh menteri agama kepada Kakanwil Sumsel,” ujar Juru bicara Kemenag RI, Oman Faturahman singkat melalui telepon seluler, Jumat (7/8).

Lebih lanjut dikatakan, pemberhentian AlFajri dari jabatannya sebagai kakanwil Kemenag Sumsel merupakan bentuk penegakan disiplin bagi ASN di lingkungan kerja Kemenag RI.

Namun Oman enggan berkomentar lebih jauh terkait alasan dan penyebab dijatuhkannya sanksi tegas yang diberikan kepada Alfajri tersebut “Saya tidak tahu bagaimana detailnya karena itu urusannya ke Itjen (Inspektorat jenderal) Kemenag. Tapi yang jelas persoalan ini terkait penegakan disiplin. Kalau misalnya ada yang bilang keputusan ini diambil karena yang bersangkutan pernah didemo, saya rasa tidak seperti itu. Karena menteri agama membuat kebijakan tidak berdasarkan demo,” ujarnya.

Oman menjelaskan, proses administrasi sampai dijatuhkannya sanksi kepada Alfajri sudah berjalan sejak 2019 silam, Namun hasil keputusan pencopotan dari jabatan, baru keluar ditahun 2020 ini,”Tentunya melalui proses administrasi yang sudah lama dan sudah panjang. Setahu saya sudah sejak 2019 sampai awal 2020 dan mungkin baru keluar keputusannya sekarang,” terang Oman

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah,  Alfajri Zabidi membenarkan dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai kakanwil Kemenag Sumsel. “Betul,” ujarnya melalui pesan singkat (SMS).

Namun Alfajri enggan memberikan tanggapan lebih jauh terkait sanksi yang diberikan terhadapnya. Ia hanya bersedia memberikan komentar terkait tempat tugasnya yang baru tanpa menyebutkan secara detail jabatan  apa yang diembannya saat ini, “Ditugaskan di pusat,” ujarnya singkat.

Terpisah Khaidirman SH Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Sumsel membenarkan adanya laporan Kakanwil Kamenag dari masyarakat ke Kejati Sumsel, “Kalau laporan kita pastikan ada, yang bersangkutan dilaporkan atas dugaan jual beli jabatan, gratifikasi, dan tindak pidana korupsi, namun kita masih kroscek kebenarannya dan prosesnya tentu akan memakan waktu,” Tukas Khaidirman.(vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Bapenda Turun ke Jalan Sosialisasikan Pemutihan Pajak

Palembang, Detik Sumsel — Pegawai Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel turun kejalan melakukan sosialisasi terkait …

One comment

  1. Emang nya orang saat ini masih peduli dosa ya Pak…??? Dosa sudah pulang kampung Pak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *