Diduga Korban Salah Tangkap, Orang Tua Tersangka Lapor Propam Polda Sumsel | Detik Sumsel
BNI"
Ningsih orang tua tersangka Sendy Setiawan menunjukkan bukti laporan Propam dihadapan awak media

Diduga Korban Salah Tangkap, Orang Tua Tersangka Lapor Propam Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Ningsih (47) orang tua dari Sendy Setiawan (20) tersangka kasus pengeroyokan terhadap korban Tivan Simanjuntak (33) yang terjadi di Jl Gotong Royong 3, Kelurahan Sukamaju, Kecamatakan Sako, pada Minggu (3/10) lalu.

Ningsih Senin (22/11) siang mendatangi Bid Propam Polda Sumsel untuk meminta keadilan atas penahanan terhadap anaknya yang diduga menjadi korban salah tangkap oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang.

Dihadapan wartawan Ningsih (47) menjelaskan saat kejadian anaknya sedang berada dirumah. Namun kenapa anaknya ditangkap polisi.

“Saya meyakini benar bahwa anak saya Sendy Setiawan tidak ikut dalam tindakan pengeroyokan apa yang telah dituduhkan,”terang Ningsih saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (22/11).

Ningsih mengatakan, di saat kejadian tersebut anaknya sedang berada di rumah mulai dari pukul 02.00 WIB hingga pagi hari. Dirinya juga meyakini hal tersebut lantaran karena melihat langsung anaknya di dalam kamar.

Dikatakan Ningsih, saat kejadian pengeroyokan anaknya sedang menjaga jadwal air PDAM yang hidup dari tengah malam hingga subuh. Sebelum jam 02.00 WIB.

“Ya memang anak saya sempat keluar sebentar. Lalu, pulang dan begadang sama teman-temannya di rumah saya sampai pagi. Saya lihat anak saya ada di rumah. Sedangkan pengeroyokan itu terjadi pukul 04.30. Jadi mana mungkin dia bisa ikut melakukan pengeroyokan,” bebernya.

Tiga hari setelah kejadian, anggota Polrestabes Palembang mendatangi kediaman masing-masing. Karena merasa tidak bersalah, keluarga dari kelima pemuda ini mengizinkan anak-anaknya ikut dibawa polisi.

“Polisi bilang mau dimintai keterangan. Tapi dibawa ke kuburan cina dan ditanyai di sana. Dan dipaksa mengaku sudah melakukan pengeroyokan,” ungkapnya.

Terkait guaan tindak kekerasan yang dilakukan polisi terhadap kelima pemuda tersebut, pihak keluarga mengetahui melalui postingan salah satu akun tiktok anggota yang ikut melakukan penangkapan.

Setelah video itu beredar, video itu saat ini sudah dihapus oleh pemilik akun. Namun, pihak keluarga sempat mengungah video yang pernah diviralkan itu.

“Dalam video itu, anak saya memang mengakui ikut pengeroyokan, tetapi pengakuan itu dia sampaikan setelah anak saya dipukuli bahkan diancam akan ditembak kalau tidak mau mengaku. Mungkin karena anak masih berusia 18-20 tahun, mereka pasti takut dapat ancaman,” terangnya lagi.

Orang tua tersangka melihat kalau kondisi anaknya dianiaya, saat para orang tua mengunjungi anak-anaknya di tahanan Polrestabes Palembang.

“Kalau anak saya memar di bagian mata, ulu hatinya juga dipukul. Saya sangat sakit hati saya melihat anak saya yang tidak bersalah, tapi justru dapat perlakuan seperti itu,” tambahnya.

Dalam kasus dugaan salah tangkap pihak keluarga sudah membuat laporan ke Propam Polda Sumsel. Akan tetapi mereka seakan merasa mendapat respon yang kurang baik.

Sampai saat ini belum ada respon dan laporan kami sepertinya hanya diabaikan. Dan tidak tahu lagi, setelah ini kami akan melapor ke mana demi membela anak-anak kami,” ungkap Santi ibu Ridho Agustian (19).

Santi sangat berharap ada keadilan bagi anak-anak mereka. “Kami hanya ingin keadilan. Karena anak-anak kami tidak bersalah, kenapa harus dapat perlakuan seperti itu,” tandasnya.

Diketahui kelima pemuda yang ditangkap dalam kasus pengeroyokan itu adalah Sendy Setiawan (20), Rido Agustian (19), Purnama (20), Revan (19) dan Farhan (18).

Menanggapi kasus ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto melalui Wakapolda Brigjen Pol Rudi Setiawan saat ditemui di Polda Sumsel mengaku belum menerima laporannya.

“Kita belum menerima laporannya. Akan kita cek segara, harap tunggu ya,” tegas Brigjen Pol Rudi Setiawan kepada wartawan, Senin siang.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

SAPMA PP Sumsel Minta Junimart Girsang Belajar Lagi Nilai – nilai Pancasila

Palembang, Detik Sumsel — Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila Sumatera Selatan ikut dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *