Diduga Kurang Antisipasi Pegawai Bea Cukai Menyebabkan Barang Bukti Sitaan Terbakar | Detik Sumsel
BNI"
Kobaran yang membakar barang bukti hasil sitaan bea cukai Palembang

Diduga Kurang Antisipasi Pegawai Bea Cukai Menyebabkan Barang Bukti Sitaan Terbakar

Palembang, Detik Sumsel — Terbakarnya barang bukti hasil sitaan disela – sela acara pemusnahan di halaman kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera bagian Timur Jalan Mayor Memet Sastrawirya Boom Baru Palembang Kamis (18/11/2021).

Diduga kelalaian pegawai Bea Cukai Palembang karena kurang antisipasi terhadap segala kemungkinan yang terjadi karena barang bukti minuman alkohol dan rokok yang rentan terbakar.

Pemusnahan barang bukti hasil sitaan kantor Bea Cukai Sumatera bagian Timur semula berjala lancar alat berat yang digunakan untuk menggilas botol minuman beralkohol, begitu juga dengan ratusan bungkus rokok yang ikut digilas. Api baru terlihat setelah tamu undangan berangsur meninggalkan lokasi pemusnahan.

Kobaran api terlihat membakar kardus yang berisi bungkusan rokok. Melihat korban api yang mulai membesar pegawai Bea Cukai pun berusaha memadamkan api dengan racun api bahkan mobil pemadam kebakaran dari Pelabuhan Palembang diterjunkan untuk memadamkan kobaran api. Beruntung tidak menjalar ke gedung setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api kurang lebih setengah jam api pun bisa dipadamkan.

Dengan adanya insiden ini Kepala KPPBC TMP B Palembang Abdul Harris meminta maaf kepada para awak media atas ketidak nyamanan ini dirinya menyebut pemusnahan yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur hanya saja terjadi insiden kecil dan sudah bisa diatasi.

Adapun barang – barang yang dimusnahkan barang milik negara diantaranya 9,86 juta batang rokok, 388.350 gram tembakau iris, 3556,50 liter minuman mengandung etil alkohol, 56 Pcs Sex Toy, 18 Psc jok motor dan sparepart motor, 2 bilah senjata tajam, 418 Pcs jarum, stetoskop, kondom, pinset, 101 Pcs obat dan suplemen dan 10 pcs Airsoft dan Sparepart Airsoft.

Selain barang milik negara yang musnahkan. Barang yang tidak dikuasai dikirim melalui kiriman pos juga dimusnahkan diantaranya 209 dokumen dan bahan cetakan, 270 lembar pakaian, 62 sepatu dan tas, 280 aksesoris HP, 10 makanan, 60 multivitamin, obat dan skincare, 42 unit jam tangan, 240 aksesoris komputer dan alat elektronik. 92 aksesoris dan perhiasan imitasi, 124 perlengkapan olahraga, 52 peralatan rumah tangga, 11 aksesoris kendaraan, 60 buah mainan anak anak, 18 unit alat kesehatan.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Minta Mabes Polri Ambil Alih Dugaan Kasus Penipuan Jual Beli Tanah yang Ditangani Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Meresa kliennya di diskriminasi saat menjalani proses hukum di Polda Sumsel. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *