Diduga Rugikan Negara Rp 1,2 Miliar, Oknum PNS Dinas PUPR Ogan Ilir Ditetapkan Tersangka | Detik Sumsel
BNI"
Oknum pegawai negeri sipil aktif di Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Kabupaten Ogan Ilir berinisial SB yang menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) beserta ZA selaku kuasa Direktur PT. FCB resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri OI, Selasa (2/11).

Diduga Rugikan Negara Rp 1,2 Miliar, Oknum PNS Dinas PUPR Ogan Ilir Ditetapkan Tersangka

Indralaya, Detik Sumsel- Satu oknum pegawai negeri sipil aktif di Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Kabupaten Ogan Ilir berinisial SB yang menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) beserta ZA selaku kuasa Direktur PT. FCB resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri OI, Selasa (2/11).

“Ya, Penetapan kedua tersangka SB dan ZA terkait proyek peningkatan ruas jalan Rantau Alai Sp Kelip dengan nilai pagu 4.9 M tahun anggaran 2019 diduga adanya pekerjaan tidak sesuai dengan spek atau RAB yang menyebabkan kerugikan negara 1.2 M,”kata kepala Kejari OI Marthen Tandi saat dibincangi awak media dikantornya.

Dijelaskannya, kedua tersangka tersebut terhitung hari ini, resmi dilakukan penahanan di rutan lapas kelas I kota palembang selama 20 hari kedepan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka SB dan ZA langsung kita bawah ke rutan lapas kelas I Kota Palembang selama 20 hari kedepan untul dilakukan pengembangan penyidikan, untuk pasal yang dikenakan terhadap kedua tersangka tersebut pasal 2 ayat 1 Junto pasal 3 undang-undang tindak pidana korupsi nomor 39 tahun 1999 yang diubah ke UUD nomor 20 tahun 2021 junto pasal 55 ayat 1 pidana korupsi ancaman hukuman minimal 4 tahun maksima 15 tahun penjara,”jelasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

1700 Anak Di OKU Dapat Makanan Tambahan Sehat

Baturaja, Detik Sumsel – Sebanyak 1700 anak-anak PAUD menerima makanan tambahan sehat dalam kegiatan pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *