Disdik Kota Bakal Evaluasi PTM | Detik Sumsel
Pemprov
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengharapkan kepada seluruh wali murid khususnya SMP dan juga SD yang mungkin anak-anaknya sudah berusia 12 tahun + 2 hari tanpa harus menunggu vaksinasi dari sekolah secara massal lagi

Disdik Kota Bakal Evaluasi PTM

Palembang, Detik Sumsel– Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Pendidikan merencanakan jika sampai akhir oktober mendatang kondisi dalam keadaan baik dan aman, maka proses pembelajaran tatap muka akan dijadikan 2 sesi dengan jam pembelajar yang akan ditambah.

Tentunya hal ini mengacuh pada kegiatan percepatan vaksinasi kepada peserta didik yang dilakukan di 99 sekolah secara massal.

Saat melihat pelaksanaan vaksin di SMP Negeri 13, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengharapkan kepada seluruh wali murid khususnya SMP dan juga SD yang mungkin anak-anaknya sudah berusia 12 tahun + 2 hari tanpa harus menunggu vaksinasi dari sekolah secara massal lagi.

” Ya harusnya wali murid juga untuk berpartisipasi mengantarkan anaknya untuk mendapatkan vaksin sehingga pencapaian-pencapaian atau tanda-tanda kita sekarang kita sudah 50% secara keseluruhan dari 1,2 juta jiwa,”ucapnya, Selasa (12/10)

Target kita lanjut Wawako sampai dengan akhir tahun Oktober sampai akhir Oktober itu harusnya sudah sampai 70% dan keinginan kita sampai dengan akhir tahun sampai dengan 100%.

“Oleh karena itu kesadaran dari seluruh warga masyarakat sangat kita tunggu partisipasinya sangat kita nantikan supaya nantinya pelaksanaan vaksinasi ini betul-betul sesuai dengan pencapaian,”jelasnya.

“Sekarang kita masih zona kuning ya masih level 2 akan tetapi kalau seandainya seluruh vaksinasi ini betul-betul bisa sesuai dengan target harapan kita paling tidak paling tidak ya sampai dengan akhir tahun nanti kita sudah zona hijau ya Pada pelaksanaan sudah 100% sehingga kita bisa kehidupannya lebih normal kembali,”katanya lebih lanjut, Selasa (12/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Zulinto, jika Oktober kondisi kita baik dan aman, maka sistem pembelajaran kita jadikan 2 sesi dengan jumlah jam belajar kita tambah 1-3 jam.

“Akan kita observasi terlebih dahulu dan kita lihat sampai di bulan november dan sampai akhir desember tidak ada masalah maka direncanakan penambahan lagi jam belajarnya menjadi 3 hari lagi dari 2 hari,” tandasnya. (Raam)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pemkot Palembang Terus Gencarkan Vaksinasi Massal

Palembang, Detik Sumsel– Pemerintah kota Palembang terus lakukan percepatan program vaksinasi melalui vaksinasi massal, seperti yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *