Disdik OKU Gelar Uji Kompetensi Bagi Para Instruktur | Detik Sumsel
BNI"
Kadisdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM MPd mengalungkan tanda peserta sebagaintanda dimulainya Uji Kompetensi.

Disdik OKU Gelar Uji Kompetensi Bagi Para Instruktur

Baturaja, Detik Sumsel — Untuk pengembangan karir pendidik dan tenaga pendidik non formal Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten OKU mengadakan kegiatan Uji kompetensi (UK) instruktur lembaga kursus dan pelatihan tahun 2021.

Kegitan yang dipusatkan di ballroom the Zuri hotel Baturaja ini dibuka secara langsung Kadisdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM MPd dan dihadiri kabid pembinaan PAUD dan PNF Ahmad Azhar S.STP MM, kabid pembinaan SMP M. Darojatun SE ME, kabid pembinaan SD Subri SPd MSi MPd, tim penguji dari lembaga sertifikat Kompetensi (LSK) PKP PNF, ketua HISPPI Sumsel, ketua HIPKI Sumsel, ketua HISPPI OKU, ketua HIPKI OKU dan ketua FLKP OKU.

Dalam Laporannya kabid pembinaan PAUD dan PNF Ahmad Azhar S.STP MM selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang profesional kepada pendidik dan tenaga pendidik non formal agar setelah mengikuti uji kompetensi instruktur memiliki standar kompetensi profesional sesuai bidang keahlian /keterampilan yang diajarkan.

“Kegiatan ini diikuti 50 orang peserta  dan OKU menjadi kabupaten pertama yang melaksanakan Uji kompetensi bagi Instruktur pendidikan non Formal Sekabupaten OKU, kerjasama Disdik OKU bersama Pimpinan LKP Se-OKU dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK),” tukasnya.

Sementara itu Kadisdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM MPd mengatakan sesuai dengan Permendikbud nomor : 90 tahun 2014 kursus dan pelatihan harus memiliki instruktur yang memiliki standar kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan bidang keahlian/ketrampilan yang diajarkan.

“Bahwa instruktur sebagai pendidik profesional yang memberikan pelatihan teknis pada peserta didik pada kursus dan/atau pelatihan, dituntut memiliki kualifikasi dan kompetensi minimum yang dipersyaratkan, yaitu kualifikasi instruktur pada kursus dan pelatihan berbasis keilmuan, kualifikasi instruktur pada kursus dan pelatihan bersifat teknis-praktis,” jelasnya.

Standar kompetensi instruktur lanjutnya digunakan sebagai pedoman penilaian kemampuan instruktur dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi standar kompetensi pedagogik, kompetensi  kepribadian, dan kompetensi sosial yang bersifat umum dan berlaku untuk semua instruktur. “Yang ke dua yaitu standar kompetensi profesional sesuai dengan bidang keahlian/ keterampilan yang diajarkan,” tambahnya. (Fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Mediasi Pihak Dekan Fakultas Ekonomi dengan BEM-KM Unsri Masih Temukan Jalan Buntu

Indralaya, Detik Sumsel- Usai melakukan mediasi antar pihak Dekan Fakultas Ekonomi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *