Ditreskrimsus Polda Sumsel Ajak Kaum Milenial Jaga Lingkungan dan Cegah Karhutla | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol H Anton Setiyawan SIK SH menjadi narasumber talk show dengan tema "Aksi milenial dan masyarakat Sumatera Selatan dalam menjaga pelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan 2021".

Ditreskrimsus Polda Sumsel Ajak Kaum Milenial Jaga Lingkungan dan Cegah Karhutla

Palembang, Detik Sumsel – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel menggandeng Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Sumsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Minggu (11/4/2021) menggelar Talk Show bertempat di Palembang Indah Mall (PIM) Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Talk show dengan tema “Aksi milenial dan masyarakat Sumatera Selatan dalam menjaga pelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan 2021”.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol H Anton Setiyawan SIK SH berfoto bersama ketua APHI Sumsel Iwan Setiawan Shut usai talk show dengan tema “Aksi milenial dan masyarakat Sumatera Selatan dalam menjaga pelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan 2021”.

Hadir sebagai narasumber dalam Talk show ini Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol H Anton Setiyawan SIK SH, Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Sumsel Iwan Setiawan Shut dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel H Iriansyah.

Dalam paparannya, Kombes Pol H Anton Setiyawan mengajak generasi muda dan masyarakat Sumsel untuk mencintai lingkungan dan alam semesta dengan cara menjaga dan melestarikan nya. Karena lingkungan dan alam semesta sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Jika lingkungan rusak maka makhluk hidup yang berada didalam akan terancam kelangsungan hidupnya.

“Yang tidak kalah penting nya peran kita semua baik generasi muda dan masyarakat Sumsel untuk bersama sama mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan di Sumsel di tahun 2021 mengingat saat ini Sumsel mulia masuk musim kemarau,”ujarnya.

Dikatakan Anton Pemerintah bersama stake holder terkait tidak henti hentinya agar kebakaran hutan dan lahan di Sumsel bisa dicegah sedini mungkin. Tindakan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan dilakukan berbagai upaya mulai preventif sampai tindakan hukum yang tegas bagi masyarakat maupun korporasi yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar.

“Sanksi nya jelas bagi perusak lingkungan akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaaan Lingkungan Hidup (PPLH) dan UU 39/2014 tentang Perkebunan.

Untuk itu dengan kesadaran bersama mari kita jaga hutan dan lahan di Sumsel dari kebakaran,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Usai Renovasi Karena Terbakar, HNU Hadiri Syukuran Rumah Keluarga Syariful

Muaraenim, Detik Sumsel- Betapa bahagianya keluarga Syariful warga Dusun VI, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *