Dituding Makan Gaji Buta, Dinas Pariwisata Lahat Salahkan Pihak Kecamatan | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Tampak halaman kantor Dinas Pariwisata yang sepi pegawai. Foto Heru/DS 

Dituding Makan Gaji Buta, Dinas Pariwisata Lahat Salahkan Pihak Kecamatan

Lahat, Detik Sumsel — Kendati Lahat sudah diketahui banyak masyarakat luas, akan kekayaan pariwisata. Mulai dari peninggalan zaman batu besar, air terjun, arung jeram hingga wisata religi. Sayangnya, potensi pariwisata ini hanya sebagian kecil yang diketahui Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat.

Mirisnya, kendati belum ada upaya nyata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat. Untuk menggali potensi ini, sehingga bisa menggaungkan wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lahat. Dinas Pariwisata mala terkesan menyalahkan pihak kecamatan, yang dinilai tidak memberi tahu data potensi pariwisata kepada pihaknya.

“Kita masih menunggu data dari pihak kecamatan. Suratnya sudah kita sampaikan ke camat-camat, tapi belum ada balasan,” elak Rohman S.Sos MM, Kabid Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Senin (26/11).

Alasan keterbatasan anggaran, membuat Dinas Pariwisata Lahat seakan makan gaji buta, hanya bergantung pada data potensi pariwisata dari camat. Menurut Rohman, bila potensi sudah diketahui pihaknya dapat memberikan kontribusi kepada warga desa, seperti pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Tidak ada anggaran, buat kita tidak ada kegiatan seperti sosialisasi pelaku wisata, atau pemberian motivasi kepada warga untuk mengembangkan potensi wisata diwilayahnya,” katanya.

Bahkan sebelumnya, Marwan Ardiansyah, juru bicara fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya terhadap Raperda tahung anggaran 2019 sempat menanyakan, adakah usaha Pemkab Lahat untuk memajukan pariwisata di Lahat. Jika ada, apa tindakan Pemkab Lahat untuk memajukannya.

“Sektor pariwisata bisa jadi sektor unggulan. Karena selain mengexplor kekayaan wisata, juga bisa mengaktifkan peran karang taruna setempat. Sedangkan ini, apa yang sudah dilakukan dinas terkait, untuk pariwisata di Lahat,” cetus Marwan Ardiansyah. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia

*Pemuda-Pemudi yang Memahami serta Mematrikan Esensi dan Makna Terdalam Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Sehari-Hari sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *