Dodi Reza Pimpin Bidang Energi dan SDM APKASI | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Pengukuhan Dewan Pengurus APKASI Masa Bakti 2021-2026, dilakukan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum APKASI pada acara pengukuhan sekaligus Rapat Kerja Nasional XIII APKASI, dengan disaksikan oleh Mendagri Tito Karnavian, dilaksanakan di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua Badung Bali, Sabtu (19/6).

Dodi Reza Pimpin Bidang Energi dan SDM APKASI

Sekayu, Detik Sumsel – Dinilai berhasil dalam mengelola dan melakukan sejumlah inovasi disektor energi dan Sumber Daya Mineral (SDM), Bupati Musi Banyuasin, Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin, Lic. Econ, MBA dipercaya sebagai Ketua Bidang Energi dan SDM, pada kepengurusan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Masa Bakti 2021-2026.

Selain sebagai ketua bidang energi, Dodi Reza juga, ditunjuk sebagai Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET). Karena dinilai berhasil melakukan terobosan dalam pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar atau bensin.

Pengukuhan Dewan Pengurus APKASI Masa Bakti 2021-2026, dilakukan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum APKASI pada acara pengukuhan sekaligus Rapat Kerja Nasional XIII APKASI, dengan disaksikan oleh Mendagri Tito Karnavian, dilaksanakan di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua Badung Bali, Sabtu (19/6).

Disela-sela acara yang bertema ‘Tantangan dan Harapan Membangun Ekonomi Daerah di Masa Pandemi Covid-19 ini, Bupati Muba berharap dapat mengemban amanah tersebut dengan baik dan dapat bersinergi dalam meningkatkan perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah kita dipercaya sebagai Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, semoga melalui wadah APKASI ini, kita dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca Juga :   Satgas TMMD Juga Peduli Kepada Kaum Dhuafa

Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya sangat mengapresiasi sekali tema serta penunjukan Bali sebagai tempat kegiatan pengukuhan pengurus dan Rakernas APKASI, karena Provinsi Bali yang sektor pendapatannya sangat tergantung disektor pariwisata merupakan daerah yang paling terdampak akibat Pandemi COVID-19.

“APKASi merupakan organisasi kepala daerah terbesar se Indonesia, yang mana keanggotaannya berjumlah 416. Kami apresiasi atas penunjukan tempat ini, sebagai tempat pengukuhan sekaligus Rakernas XIII APKASI,” kata Mendagri.

Terutama Kabupaten Badung, dikatakannya sebelum Pandemi, APBD Badung adalah yang tertinggi seluruh kabupaten di Indonesia yakni mencapai 6,7 triliun, setelah pandemi hanya 2,6 triliun.

“Itu dampaknya sangat terasa, maka kehadiran kita ke Bali ini, kita ingin lihat real langsung, menjadi saksi di depan mata bagaimana beratnya masalah akibat Pandemi COVID-19, kemudian mendukung working from Bali,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Bali Wayan Koster selaku tuan rumah sangat berimakasih telah memilih Provinsi Bali sebagai tempat rangkaian acara APKASI, sehingga telah menghadirkan lebih dari 700 orang.

Baca Juga :   Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Natal dan Tahun Baru

Ia menuturkan sejak Pandemi COVID-19 terjadi Bali adalah provinsi yang satunya terkena dampak paling berat, karena perekonomiannya tergantung dari pariwisata.

“Dampaknya pertumbuhan ekonomi tahun lalu -9,3%, tahun ini Triwulan pertama-9,8%. Itulah sebabnya Bapak Presiden memberikan perhatian khusus supaya pertumbuhan ekonomi kita berangsur membaik,” katanya.

Wayan menjelaskan saat ini pihaknya  tengah bekerja keras dalam penanganan COVID-19.

“Kita juga mendapatkan prioritas vaksinasi, sampai saat ini yang didrop ke Bali sudah 3 juta dan sudah di suntikan 1,8 juta vaksin. Kabupaten Badung ini kami prioritaskan karena pariwisata paling banyak disini,” tuturnya.

Sementara Ketum Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dilaksakannya prosesi pengukuhan dan Rakernas di Bali sesuai arahan Presiden untuk gotong royong mendukung penguatan ekonomi di Pulau Bali.

“Penyusunan dewan pengurus sudah disusun sesuai kebutuhan organisasi, yang terdiri diantaranya ketua umum, wakil ketua umum, 30 Bidang, perwakilan wilayah, dan secara keseluruhan total perosil sebanyak 114,” tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan Rakernas yang menghadirkan narasumber Menko Perekonomian, Menko  Kemaritiman dan Investasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Keuangan dan Menteri Koperasi dan UKM. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cek Nama Anda, Hasil Seleksi Administrasi Calon ASN Lahat Sudah Keluar

Lahat, Detik Sumsel – Panitia seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kabupaten Lahat, Senin (2/8) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *