DPO Antar Kabupaten Tewas Dipelor Polisi | Detik Sumsel
Pemprov
DPO Antar Kabupaten tewa saat disergap pihak Kepolisian.

DPO Antar Kabupaten Tewas Dipelor Polisi

Martapura, Detik Sumsel – Tamamuri (30) warga Desa Bumi Harapan, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten OKI, berhasil diringkus Tim SW Polres OKU Timur dan Polsek Semendawai Suku III, dengan mengalami luka tembak hingga meninggal dunia pada hari Rabu (24/7) sekitar pukul 17.00 Wib.

Diketahui, tersangka Tamamuri merupakan salah satu dari delapan pelaku yang melakukan Tindakan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap korban Lukman, warga Desa Mujo Rahayu, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur dan korban Priyo Wicaksono (36) warga Desa Metro Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur pada tahun 2018 lalu.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH S.IK mengatakan ketika akan diringkus, Tamamuri sedang berdiri di depan rumah dan langsung dilakukan upaya penangkapan. Namun tersangka langsung berbalik arah mencoba lari dari kepungan petugas sembari mencabut senjata api yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menembak beberapa kali kearah anggota.

“Kemudian seluruh personel yang melakukan penyergapan langsung melumpuhkan pelaku hingga pelaku roboh di lokasi penangkapan,” tegas kapolres.

Diketahui, Tamamuri merupakan buronan yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres OKU Timur karena terlibat dalam aksi Curas 365 ( KUHPidana). Dalam melancarkan aksinya komplotan pelaku menggunakan modus dobrak pintu yang selama ini bermain antar kabupaten, termasuk di OKU Timur.

Komplotan perampok ini kata kapolres, terlibat dalam aksi permapokan terhadap korban Lukman  warga Desa Mujo Rahayu, Kecamatan Semendawai Suku  III,  OKU Timur.

Kejadian perampokan dilancarkan kawanan penjahat pada  Selasa  05 Juni 2018 sekitar  pukul 02.00 WIB di Desa Metro Rejo, Kecamatan  Buay Madang Timur,  OKU Timur. Pada saat korban berada di gudang kandang sapi sedang memotong daging sapi bersama dengan kelima karyawannya, tiba – tiba datang pelaku lewat pintu gerbang depan yang tidak terkunci dan para pelaku tersebut langsung menodongkan senjata api lalu kemudian mengikat korban dan selanjutnya korbanpun langsung di bawa pelaku kedalam rumah untuk menunjukkan tempat penyimpan harta benda korban

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp23.000.000, dua helai Kalung emas, satu helai Cincin, satu buah gelang emas, Daging sapi seberat 5 Kilogram, satu Unit CCTV, satu Unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX berikut dengan satu lembar STNK Asli dan Sepeda Motor Honda Verza yang jika diuangkan total kerugian korban sebanyak Rp50.000.000,” ujarnya.

Lanjutnya, dari delapan pelaku yang sudah berhasil diringkus Suyono dan Jumali keduanya sedang menjalani hukuman di Rutan Cabang Martapura. Kemudian Romlan dan Aladin alias Aden alias Kancil, kedua ditangkap dan ditembak mati. Lalu Sarkowi alias Kowi  sekarang sedang menjalani proses sidik di Unit Pidum Polres OKU Timur. Pelaku yang masih buron Ag dan Al.

“Team SW Polres OKU Timur terus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku yang masih buronan atau DPO,” pungkasnya. (sus)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Konfercab ke-XI, Mahzun Terpilih untuk Nahkodai PMII OKU Timur

Martapura, Detik Sumsel – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang OKU Timur menggelar Konferensi Cabang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *