DPP GM Sriwijaya dan Laskar Sriwijaya Minta Jaksa Teliti Ulang Kasus Muddai Madang | Detik Sumsel
Detik
Istimewa

DPP GM Sriwijaya dan Laskar Sriwijaya Minta Jaksa Teliti Ulang Kasus Muddai Madang

Palembang, Detik Sumsel — Kasus dugaan korupsi yang menjerat pengusaha Muddai Madang menimbulkan keprihatinan OKP. GM Sriwijaya dan Laskar Sriwijaya.

Hal ini di sampaikan Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat Generasi Muda Sriwijaya (DPP GM Sriwijaya) Sadek Suloso Hasbi yang juga panglima Laskar Sriwijaya Pusat.

GM Sriwijaya merupakan OKP nasional yang terdaftar di DPP KNPl No 024 dan terdaftar Depdagri dan kemenpora dengan kualifikasi OKP nasional dan tidak memandang suku dan agama dalam kepengurusan dan anggotanya di seluruh Indonesia.

Sadek Suloso Hasbi mengatakan mereka tidak bermaksud intervensi kepada penegak hukum dalam proses hukum yang menjerat Muddai Madang dalam dugaan kasus korupsi pembangunan masjid Sriwijaya. Muddai Madang sendiri tercatat sebagai dewan penasehat dan dewan pembina DPP GM Sriwijaya.

“Kami sangat terkejut dan prihatin sedalam dalamnya mengenai di libatkannya bapak Muddai Madang, yang kami pertanyakan kenapa kok bisa terjadi seperti itu,”katanya.

Menurut Sadek ada hal yang aneh dan keliru dalam penanganan awal perkara mesjid Sriwijaya.

“Kami sangat mengetahui persis siapa bapak Muddai Madang dalam sepak terjangnya selama ini, beliau adalah tokoh di Sumsel yang banyak mengabdikan diri di kancah nasional dan provinsi Sumatera Selatan pada khususnya,”bebernya.

Beberapa event berskala internasional di Sumsel seperti sea games, islamic Solidarity games , university games, terakhir asian games beliau juga ikut terlibat dalam  sarana olah raga di kawasan Jakabaring Palembang termasuk pengelola club sepak bola Sriwiajaya FC semua ini tidak lepas dari keterlibatan Muddai Madang.

“Kami tidak mengetahui masalah yang di  perkarakan dengan beliau, yang kami dengar hanya masalah memberikan fasilitas kantor dan membuka rekening yayasan. Persisnya kami juga tidak mengetahui rekening apa yang di masalahkan sehingga di sangka ikut membantu dalam masalah yang ada dengan macetnya pembangunan masjid Sriwijaya,”jelasnya.

Sadek memprediksi ada kesalah pahaman dalam persepsi serta beberada sudut pandang yang berbeda tapi yang jelas kami yakin dan percaya bapak Muddai Madang tidak sama sekali mempunyai niat buruk dalam masalah masjid Sriwijaya ini.

“Itulah yang membingungkan kami, apa iya seorang Muddai Madang sebagai tokoh nasional dan negarawan sejati mau berbuat seperti itu yang tidak masuk dalam logika apalagi itu urusan masjid.

Yang  kami tau beliau sangat peduli dalam membantu berbagai kegiatan sosial baik di Jakarta maupun Palembang dan juga pernah menjadi wakil ketua komite olympiade Indonesia (KOl) bersama bapak Eric Tohir sebagai ketuanya dulu.

Oleh sebab itulah kami tidak percaya beliau mau terlibat dan bersengkongkol dalam masalah ini, kami sangat prihatin sedalam dalamnya, kami bermohon kalau tidak ada hal yang memberatkan.

Kiranya Jaksa penuntut umum dan hakim yang mulia baik di kejari maupun di kejati kiranya dapat mengkaji ulang / meneliti kembali kemungkinan ada keanehan atau kekeliruan dalam menangani awal perkara ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada yang terhormat JPU dan majelis hakim dapat mempertimbangkan atau meringankan persoalan yang berkaitan dengan bapak Muddai Madang,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *