DPRD Sumsel Restui Pembentukan Kabupaten Kikim Area | Detik Sumsel
Pemprov
Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati saat menandatangi persetujuan pembentukan daerah baru

DPRD Sumsel Restui Pembentukan Kabupaten Kikim Area

Palembang, Detik Sumsel- Setelah melaksanakan pembahasan secara seksama terhadap Usulan Forum Komunikasi Masyarakat Kikim Area Presidiun pembentukan daerah otonomi baru, maka melalui Sidang Paripurna DPRD Sumsel, menyepakati dan menyetujui pemekaran calon daerah Otonomi baru yakni Kikim Area.

Juru Bicara Komisi I DPRD Sumsel, Antoni Yuzar mengatakan, dengan disetujuinya pembentukan kabupaten kikim area yang merupakah pemekaran dari kabupaten Lahat ini, diharapkan pihak- pihak terkait bisa melakukan koordinasi untuk mempercepat proses pembentukan kabupaten baru.

Kabupaten kikin area sendiri akan memiliki 5 kecamatan yakni kecamatab kikim timur, kikim tengah, kikim barat, kikim selaran dan kecamarab Pesksu ini memiliki 89 desa yang masuk dalam kabupaten baru tersebut.

Poto bersama Anggota DPRD Sumsel

Sebagai daerah baru jelas Antoni tentunya saja membutuhkan pendanaan, untuk mendukung pemekaran calon daerah persiapan kabupaten kikim area, untuk tahap awal pembentukan kabupaten baru tersebut bersumber dari APBN, dari APBD induk kabupaten persiapan dan dana perimbangan daerah untuk mendukung proses pemekaran.

Untuk tahap awal pemerintah Kabupaten Lahat akan memberikan bantuan sebesar Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) selama 3 tahun.

Sedangkan dari pemerintah propinsi Sumsel sesuai surat Gubernur Sumsel Nomor : 135/1800/1/2021 memberikan bantuan dana sebesar Rp 25 miliar selama 3 tahun yang disesuaikab dengan kebutuhan dan kemampun keuangan pemerintah proposi.

Juru bicara komisi I DPRD Sumsel , Antoni Yuzar saat menyerahkan berkas hasil komisi 1

“Dengan adanya pemekaran daerah ini, diharapkan bisa meningkatka perekonomian masyarakat sekitar dan diharapkab pembagunan dapat dilaksanakan dengan merata di Sumsel,” harap Antoni disela – sela Rapat peripurna DPRD Sumsel dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan CDP kikim Area, Senin (26/07)

Ketua DPRD Sumsel, R A Anita Noeringhati, mengapresiasi upaya yang gigih dari presedium Calob Daerah Persoapan (CDP) Kikim Area, tapi dirinya berharap kelak apabila kikim area disahkan menjadi kabupaten baru jangan justru membebani daerah induk.

“Makanya saat Audensi dengan kami beberapa waktu lalu dengan kami beberapa waktu lalu yang kami pertayaan adalah sumber daya pendaparan utama Kikin Area. Karena jika hanya berpatokan dengan luas daerah wilayah dan jumlah kecamatan tentu tidak cukup untuk memenuhi pendapara daerah,” jelasnya.

Rapat Paripurna XXXIV DPRD Sumsel dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan kikim Area yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Sumsel, R A Anita Noeringhati dan juga para wakil ketua dan anggota DPRD Sumsel, Gubernur Propinsi Sumatera Selatan, Herman Deru.

Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan apresiasi kepada pihak -pihak terkait yang telah membawah kikim area akhirnya mendapatkan persetujuan untuk dimekarkan.

Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati bersama Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima berkas pembentukan kikim area

Kikim Area ini sudah diajukan sejak tahun 2004 yang lalu dan baru sekarang mendapatkan persetuan dari pemerintah. “Kita harapkan pemekaran ini dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat yang selama ini belum terjangkau.”katanya.

Ditambahkanya, untuk benar- benar menjadi kabupaten, daerah pemekaran harus melengkapi dan mempersiapkan diri selama 3 tahun untuk benar – benar menjadi daerah yang siap.

Sementara itu Ketua Presedium Pemekaran kikim area, Chozalin Hanan menjelaskan, sebenarnya pengajuan pemekaran kikim area ini sudah dianjukan 2004 dan berkali – kali menjadi moratorium.

Sempat disetujui pada masa Presiden SBY namun masih tertunda karena masih ada beberapa yang harus diperbaiki daerah. Dan setelah menunggu selama 17 tahun akhirnya kikim area yang merupakan pemekaran daerah Lahat ini, disetujui.

Ditambahkannya, ini tidak terlepas dari perjuangan Bupati Lahat dan DPRD Lahat untuk menjadikan Kikim Area sebagai Kabupaten baru.

“Daerah ini memang sudah layak untuk dimekarkan, karena calon kabupaten baru ini memiliki sumber daya alam mulai dari Migas, Batu bara, sawit, Batu alam, dan karet,” tandasnya. (May/ADV)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Keluarga Peserta Test CPNS Bisa Saksikan Score Test via Streaming Youtube 

Baturaja, Detik Sumsel – BKPSDM OKU menyiapkan link streaming youtube khusus yang diperuntukan bagi masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *