Dukung PPKM, Opi Water Fun Tutup Operasional | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Dukung PPKM, Opi Water Fun Tutup Operasional

Palembang, Detik Sumsel – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai diberlakukan Jumat (09/07) di Kota Palembang berimbas pada penutupan tempat hiburan seperti Opi Water Fun mulai 9 sampai 20 Juli mendatang dan akan kembali operasional di tanggal 21 Juli 2021 mendatang.

Sebenarnya secara giografis jelas Humas Opi Water Fun Palembang, Lena Adi Pratiwi, “water Fun ini masuk dikabupaten Banyuasin dan bukan kota Palemban. Kalau melihat ini sebenarnya kita tidak termasuk dari kebijakan tersebut. Tapi karena kita berada di perbatasan palembang dikhawatirkan akan terjadi lonjakan pengunjung selama PPKM kota Palembang, maka sesuai intruksi Kapolda Sumsel kita tetapkan untuk tutup selama 12 hari kedepan.”Jelas Lena ketika dibincangi di kantornya, Kamis (08/07).

Baca Juga :   Peringati HUT ke-8, Go-Jek Usung 3 Konsep Ini 

Dikatanya, surat edaran dari Pihak kepolisian yang mewajibkan pihaknya untuk melakukan penutupan baru diterima pihaknya hari ini. “Mau tidak mau kita harus mengikuti kebijakan pemerintah tersebut. Meski terkesan mendadak ,kita memutuskan untuk tutup selama 12 hari kedepan.”Katanya

Lena mengatakan, penutupan ini juga sebagai bentuk antisipasi terjadinya klaster baru karena membludaknya pengujung saat palembang menerapka PPKM mikro bersama kota lubuk linggau.

Sebagai pengelola tentu saja ini sangat memberatkan, karena baru dalam jangka waktu 2 bulan terakhir jumlah pengunjung mumai berangsur stabil setelah sempat turut draktis imbas dari Covid-19.

Dengan kapasitas pengunjung sebanyak 1.200 orang, saat ini Opi water fun hanya menerima pengunjung 100 hingga 200 orang perhari di Wekday dan 300 orang saat Weekend. Biasanga sebelum pandemi sehari bisa 500 pengunjung dan diakhir peka bisa 1.000 pengunjung.

Baca Juga :   Sistem Suspensi Gojek Lebih Adil dan Transparan Untuk Mitra

“Iya kita baru dua bulan terakhir tingkat kunjungan mencapai 500 oranv perhari. Inipun karena penawaran promo yang kami berikab bagi pengunjung yang membeli tiket melalui sistem online salah satunya melalui trevel loka.

Disini ada lima permainan yang dipersiapkan diantaranya kolam arus , pantai, boom blaizer, kidsfool. Setiap wahana kita tetap menerapkan protokol kesehatan penuh, dan membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas wahana yang dimiliki.

Ia menambahkan, untuk membatasi jumlah pengunjung pihaknya mulai menerapkan penjualan tiket secara online meski tetap melayano offline tapi dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas pengunjung perhari. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Ekonomi Syariah Harus Bisa Bangkit Lebih Maju Lagi

Palembang, Detik Sumsel – Di tengah pandemi yang belum bearkhir, ekonomi syariah memiliki peranan penting …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *