Dulu Jajakan di Etalase, Sekarang Erlina Merambah Jualan Via Online | Detik Sumsel
Detik
Erlina menunjukkan aneka jajanan yang ditawarkan (maya/detiksumsel.com)

Dulu Jajakan di Etalase, Sekarang Erlina Merambah Jualan Via Online

Palembang, Detik Sumsel – Bertahun-tahun menjajakan kuliner Palembang di rumahnya di Kawasan Sako, Erlina hanya berani memasang merek, jika dia berjualan dan menyediakan aneka pempek tanpa memajang makanan yang dia jual karena tidak ada tempat.

Namun, usai mengikuti pelatihan kuliner yang digelar Indonesia Marketing Asosiation (IMA) dan menjadi juara pertama yang mendapatakan bantuan etalase berjualan, membuat Erlina percaya diri memajang jualannya di etalase.

“Sudah lama berjualan makanan tapi biasanya kalau ada yang beli baru diambil dari dapur tidak dipajang karena tidak ada tempatnya,” ujar Erlina ditemui di tempat usahanya, Selasa (06/10).

Dagangan yang dijualnya juga kini beragam bukan cuma aneka pempek dan olahan turunannya saja tapi juga ada mie ayam. Mie ayam ini adalah usaha barunya yang didapat dari pelatihan. Selain itu, Erlina kini juga sudah mengenal penjualan online dari sebelumnya hanya berjualan offline di rumah saja yang menunggu tetangga membeli dagangannya.

Usaha kuliner yang dia beri nama Elrasyah Kitchen ini kini mendapatkan order labih banyak dari biasanya. Penjualannya sudah masuk gofood dan juga dijual online via order melalui WhatsApp dan medsos Instagram.

Konsumennya kini bukan cuma tetangga di samping rumah saja tapi juga dari tempat lainnya. Tidak jarang Erli juga mendapat order memenuhi permintaan sukuran atau acara lainnya yang memesan mei ayam dan emepknya dalam jumlah banyak. Biasanya puluhan porsi.

Wanita berhijab ini juga kini mengemas makanannya dengan apik menggunakan plastik khsusus wadah makanan bukan mengemasnha langsung pada kantong plastik. Kemasan ini emmbug tampilan mie lebih rapi dan bersih juga terkesan mewah.

Mie ayam ini hanya dibandrol Rp 10 ribu per porsi dengan menu mie ayam, pangsit dan kuah bakso. Harga ini dirasanya masih terjangkau dan bisa diterima semau kalangan apalagi saat pandemi ini daya beli masyarakat turun sehingga sulit menjual makanan dengan harga tinggi. Aneka pemeliharaan kecil dijualnya dengan harga Rp 1.500 dan Rp 5.000 untuk harga tekwan per porsi.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Beri Pelatihan Bagi Keluarga Terdampak COVID-19

Palembang, Detik Sumsel- Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *