Durhaka Pria Ini Lempari Ayah Kandung Dengan Batu | Detik Sumsel
BNI"
Vivien Ariska pelaku penganiayaan ayah kandung saat diamankan

Durhaka Pria Ini Lempari Ayah Kandung Dengan Batu

Lahat, Detik Sumsel — Rasa kesal Zainal Arifin (50), terhadap anak kandungnya sendiri, nampaknya sudah tidak tertahankan. Jumat (28/9) sekitar pukul 10.00 WIB, warga Jalan Mayor Ruslan I Rt 04 Rw 01, Kelurahan Lahat Tengah, Kota Lahat ini mendatangi SPKT Polres Lahat. Melaporkan Vivien Ariska, tak lain buah hatinya sendiri.

Kekesalan Zainal bermula, sekitar pukul 09.30 WIB dirinya didatangi seorang pria menanyakan keberadaan Vivien. Lantaran dicurigai telah mencuri ayam bangkok miliknya. Kendati Zainal telah berulang kali memanggil Vivien, pria berusia 27 tahun ini tetap mengurung diri dalam kamarnya. Merasa tak enak dengan Zainal, pria tersebut lantas memilih pulang.

Sadar pria yang mencarinya sudah pulang, Vivien pun keluar dari kamarnya. Dengan tampang kesal, anak durhaka satu ini langsung terlibat cek-cok dengan Zainal. Sambil melontarkan kata-kata kasar, Vivien rupanya langsung mengambil sebuah tang, dan melemparkannya ke arah perut Zainal.

Zainal pun tersungkur. Bak sedang dirasuki setan, Vivien yang merupakan residivis dua kali dihukum kasus pencurian dan penganiayaan ini, pergi meninggalkan rumah sambil melempari tubuh Zainal dengan batu. Zainal yang tak bisa lagi mengelak terpaksa mengalami rasa sakit dan luka disekitar tumit kaki.

“Pelaku ini kita tangkap tanpa perlawanan, saat kembali ke rumah. Pelaku kita jerat pasal 44 ayat (1) (4) UU RI No 23 Tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria, didampingi Kanit PPA, Ipda Omin Suhandi. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

1700 Anak Di OKU Dapat Makanan Tambahan Sehat

Baturaja, Detik Sumsel – Sebanyak 1700 anak-anak PAUD menerima makanan tambahan sehat dalam kegiatan pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *