Elsa Korban Tenggelam di Sungai Sebagut Hembuskan Nafas Terakhir di Puskesmas | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Korban saat ditemukan dan dibawa petugas BPBD Kabupaten PALI

Elsa Korban Tenggelam di Sungai Sebagut Hembuskan Nafas Terakhir di Puskesmas

PALI, Detik Sumsel- Seorang pelajar kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP), Elsa (15) sempat dikabarkan tenggelam di Sungai Sebagut, tepatnya di Desa Mangkunegara, kecamatan Penukal, kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Putri dari dari seorang bapak bernama Azis itu, diketahui tenggelam di Sungai Sebagut Sabtu (19/6) sekitar pukul 16.30 sore.

Jerih payah petugas yang mencari korban berbuah hasil, Elsa berhasil ditemukan di Gebur, Sungai Sebagut, pada Minggu (20/6) siang sekitar pukul 14.15 WIB dengan cara diselami oleh petugas dan masyarakat.

Meski sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas setempat. Namun, nyawa sang korban tidak terselematkan.

Baca Juga :   Kapolda Sumsel Serahkan Reward 5 Unit Motor dan 1 Unit Mobil Untuk Polres OKU

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar, SE MSi mengatakan bahwa korban berhasil ditemukan setelah puluhan petugas bersama masyarakat setempat menyusuri Sungai Sebagut dari semalam hingga siang hari.

“Bersama masyarakat, petugas bahu membahu menyusuri Sungai Sebagut, dari semalam hingga siang ini. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil. Saat ditemukan di Gebur, korban masih bernyawa dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” kata Junaidi.

Ditambahkan Junaidi, pihaknya menggunakan peralatan seadanya dalam mencari korban. “Dengan peralatan seadanya seperti dua unit speedboat, mesin genset, 28 orang personel, sonar dan pelampung, serta peralatan pendukung lainnya,” katanya seraya mengatakan kondisi terakhir sudah meninggal dan jenazah sudah diantarkan ke rumah duka.

Baca Juga :   Logistik Pilkada Mulai Didistribusikan

Sementara itu, Niken salahsatu warga setempat mengatakan bahwa korban sempat diinfus oleh tim medis. “Sempat dibawa ke Puskesmas dan diinfus. Tapi nyawanya tetap tidak tertolong,” katanya.

Elsa tinggal bersama neneknya di Desa Mangkunegara. Sementara sang ayah, sedang berada di Medan.

Elsa juga diketahui baru beberapa bulan pindah sekolah di Desa Mangkunegara, sebelumnya ia menjalani pendidikan di kota Medan, bersama sang ayah. (ari)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Warga Sungai Angit Muba Antusias Vaksin Tahap 1

Sekayu, Detik Sumsel – Sebanyak 400 warga Desa Sungai Angit Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *